Dihantar Ribuan Pendukungnya, Dharma-Kerta Daftar ke KPU

Denpasar, Dewata News. Com - Setelah Senin (8/01) kemarin pasangan bakal calon (bapaslon) Wayan Koster bersama  Tjokorda Oka Artha Ar...



Denpasar, Dewata News. Com - Setelah Senin (8/01) kemarin pasangan bakal calon (bapaslon) Wayan Koster bersama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-ACE) mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Povinsi Bali, kini giliran bapaslon IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketut Sudikerta yang mendaftarkan dirinya untuk bertarung pada Pilgub 2018.

Pasangan yang diusung oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) tersebut tiba di kantor KPU Provinsi Bali sekira pukul 14.30 WITA dengan dikawal ribuat pendukungnya. Layaknya parade budaya, kehadiran Dharma-Kerta  diringi oleh cak, baleganjur, jegog dan okokan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga turut hadir untuk memantau proses pendaftaran bakal pasangan calon Pilgub Bali 2018. Kepada awak media, Orang nomor Satu di pemprov Bali tersebut mengajak semua pihak untuk turut menjaga kondisifitas Bali serta mewujudkan Pilgub Bali yang aman dan damai.

Sebelum menuju KPU Provinsi Bali, pasangan Dharma-Kerta terlebih dahulu melakukan deklarasi yang berlangsung di lapangan timur monumen perjuangan rakyat Bali (MPRB) Bajra Sandi, Renon. Dihadapan para pendukungnya, Dharma-Kerta menyampaikan beberapa komitmennya untuk pembangunan Bali. Dalam deklarasi itu paslon Mantra-Kerta menandatangani fakta integritas yang disodorkan oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang terdiri dari gabungan partai Golkar, Demokrat, Nasdem, Gerindra, PKS, serta Perindo.
Dalam penandatanganan fakta integritas itu kedua pasangan calon yakni Rai Mantra dan Sudikerta (Dharma-Kerta) dengan tegas menolak Reklamasi Teluk Benoa dan menolak praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). 

Berita Terkait

Politik 7908563475256905762

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Populer

item