25 Tahun Dies Natalis, Undiksha Catat Rekor MURI Untuk Tari Pendet Disabilitas

Buleleng, Dewata News. Com — Serangkaian 25 Tahun Dies Natalis, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali mencatat reko...


Buleleng, Dewata News. Com —Serangkaian 25 Tahun Dies Natalis, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali mencatat rekor di Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk tari pendet disabilitas secara massal terbanyak yang baru pertama kali dilaksanakan.

"Sebanyak 130 penari tampil dengan sangat memukau. Mereka (penari disabilitas) merupakan binaan mahasiswa kami dari Fakultas Ilmu Pendidikan bekerja sama dengan pelatih tari," kata Rektor Undiksha, I Nyoman Jampel, di Singaraja, Minggu.

Anak berkebutuhan khusus (ABK), utamanya mereka disabilitas rungu merupakan aset yang sama nilainya dengan anak-anak pada umumnya.

ABK, kata Jampel, harus diberikan kedudukan yang sama. Dalam bidang pendidikan pun harus dilibatkan dalam berbagai jenis program. Baik seni maupun pendidikan.

Salah satu yang menjadi perhatian Undiksha adalah bidang seni yang menjadi pondasi dasar dari sektor kepariwisataan yang berkembang begitu pesat di Pulau Dewata.

"Dengan berkesenian. ABK merasakan nilai positif yang tertinggi, yaitu kebahagiaan. ABK akan merasakan hidupnya tetap berarti dan diperlukan sehingga semangat menjalani kehidupan dapat terus dilalui meskipun dengan berbagai keterbatasan," kata dia.

Undiksha dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat berkewajiban pula signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan olahraga.

Koordinator Muri Tari Pendet massal, Made Agus Dharmadi mengatakan bahwa sebelumnya pada penari disabilitas dilatih secara intensif bersama sejumlah instruktur yang berpengalaman.

Para penari ketika melakukan gerakan dituntun oleh satu orang derigen yang memperagakan beberapa jenis gerakan sebagai simbol beberapa bagian tari.

"Kami lumayan bekerja keras agar mereka paham beberapa gerakan. Selain untuk Muri, kami juga meneliti dalam hal pendidikan disabilitasnya," terang dia.

Sebagai puncak 25 Tahun Dies Natalis Undiksha, pada hari Selasa (16/01) mulai pukul 10.00 Wita di Auditorium diagendakan Menristekdikti akan menyampaikan orasi. (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 3292159498511097573

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

YURA Shop

item