Wagub Sudikerta Serahkan Bantuan Untuk Pengungsi di Desa Culik dan Desa Datah, Karangasem

Karangasem, Dewatw News. Com -  Kondisi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang hingga kini masih mengalami erupsi dengan status lev...



Karangasem, Dewatw News. Com - Kondisi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang hingga kini masih mengalami erupsi dengan status level IV (awas) membuat masyarakat yang berada di wilayah Kawasan Rawan Bancana (KRB) III harus berada cukup lama di Posko Pengungsian, hal ini jelas akan mengganggu perekonomian mereka serta kebutuhan sehari-harinya. Untuk meringankan beban para pengungsi, Kamis (14/12) siang Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menyalurkan bantuan ke Posko Pengungsian di Banjar Seloni dan Banjar Dinas Amertasari, Desa Culik serta di Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem.

Kehadiran Wagub Sudikerta disambut baik masyarakat pengungsi yang berada di balai banjar setempat. Pada kesempatan tersebut, Sudikerta mengatakan jika penyaluran bantuan ini merupakan kepedulian pemerintah atas kejadian bencana alam erupsi Gunung Agung yang terjadi.

"Hari ini kita menyalurkan bantuan untuk masyarakat pengungsi yang ada di posko pengungsian di Desa Culik dan Desa Datah. Ini merupakan kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya yang saat ini terdampak erupsi Gunung Agung. Ini merupakan bencana alam, kita tidak bisa menolaknya, tapi kita bisa menghindarinya dengan cara mengungsi ketempat aman," ujar Sudikerta.

Ditambahkan Orang nomor Dua di Pemprov Bali tersebut, kejadian ini belum diketahui hingga sampai kapan akan berakhir. Tentu hal ini akan mengganggu mata pencaharian masyarakat, sehingga akan menjadi masalah untuk jangka panjangnya. Untuk itu, ia berharap bencana ini bisa cepat selesai agar perekonomian masyarakat bisa kembali normal dan pengungsi bisa kembali beraktifitas seperti biasa.

"Kita semua tidak tau kapan semua ini akan berakhir, yang pasti kita harus tetap waspada dan menjaga diri serta keluarga lainnya. Belum pastinya kapan Gunung Agung akan selesai erupsi atau meletus, membuat kita harus menjadi lebih lama di pengungsian, tentu kita semua harus memikirkan juga jangka panjangnya nanti seperti apa. Karena ini terkait dengan pasokan logistik, mata pencarian dan yang lainnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut menurut Sudikerta, agar tidak mengalami kejenuhan selama berada di posko pengungsian, para pengungsi di minta untuk lebih aktif dan melakukan kegiatan yang bermanfaat agar kejenuhan selama di pengungsian bisa terhilangkang.

“Para pengungsi pasti jenuh, coba lebih aktif lagi dan lakukan kegiatan positif yang bisa bermaanfaat selama di pengungsian. Contohnya membuat kerajinan, membuat anyaman. Ya, lebih aktif lagi jangan hanya berdiam diri," pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sudikerta didampingi Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyerahkan sejumlah uang dan sembako di masing-masing posko pengungsian.

Sementara itu, Camat Abang I Gusti Nyoman Darsana yang turut mendampingi penyerahan bantuan mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada pemerintah yang telah peduli kepada masyarakatnya yang saat ini tengah berada di posko pengungsian. Ia berharap agar penanganan pengungsi bisa terus diperhatikan agar kebutuhan logistik bisa berjalan lancar. Dijelaskan Darsana, di Desa Culik sendiri terdapat 942 jiwa pengungsi. Sedangkan untuk pengungsi di Desa Datah berjumlah 904 jiwa.

Berita Terkait

Breaking News 981650309659494367

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Populer

item