Wagub Sudikerta: Pilih Orang yang Tepat Pimpin KONI Bali

Buleleng, Dewata News. Com — Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali dengan tema ”Melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Muso...


Buleleng, Dewata News. Com —Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali dengan tema ”Melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali Kita Tingkatkan Sinergitas Organisasi Untuk Mencapai Prestasi Dunia” dan subtema ”Olahraga Mempersatukan Kita” selama dua hari dua hari di Banyualit Hotel&Spa, Lovina, secara resmi dibuka Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta.

”Melanjutkan Bali Mandara Jilid III, saya pukul gong tiga kali”, kata Sudikerta sesaat melakukan pemukulan gong didampingi Wakil Ketua KONI Pusat, K.Inugroho, Ketua Umum KONI Provinsi Bali Ir.I Ketut Suwandi, Sabtu (16/12) siang.

Wagub Bali, Ketut Sudikerta kepada sejumlah wartawan menekankan, hendaknya melalui musyawarah kali ini mampu memilih pemimpin KONI yang baru,di samping melakukan evaluasi program-program kerja yang sudah berjalan maupun yang belum terlaksana,dan selanjutnya meningkatkan prestasi ke depan dari yang sudah diraih saat ini.

”Untuk memilih Ketua KONI Bali tidak bisa asal-asalan tapi pilih orang yang tepat dari kemauan dan kemampuan yang bersangkutan agar mampu meningkatkan prestasi olahraga di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sudikerta.

Pemerintah Provinsi Bali, lanjut Sudikerta, memberikan apresiasi atas terlaksananya Musorprov KONI Bali dan dalam proses pemilihan Ketua apabila bisa dilakukan secara musyawarah mufakat lebih bagus, akan mengurangi pernak-pernik yang terjadi. Tetapi kalau tidak, silakukan dilakukan demokrasi berdasarkan kriteria-kriteria yang diatur dalam ketentuan pemilihan pengurus.

Wagub Sudikerta berharap event olahraga nasional, PON bisa diselenggarakan di Bali, namun diputuskan di Papua. Tapi tahun 2024 yakin dan optimis menjadi tuan rumah sebagai penyelenggara PON bisa di Bali. Kenapa? Bukan semata-mata prestasi tapi secara keseluruhan, melihat kondisi Bali saat ini, sehingga harus mampu melaksanakan event di Bali, salah satunya adalah olahraga yang bisa mendatangkan banyak orang, baik dari atlet maupun penontonnya.

Disisi lain, Wagub Sudikerta menekankan, untuk menjadi tuan rumah penyelenggara PON,  Bali harus punya sarana dan prasarana memadai, sehingga tahun 2018 sudah diusulkan untuk pembangunan GOR bertaraf internasional.

”Apalagi saya diberikan kesempatan menjadi Gubernur Bali untuk melanjutkan pembangunan Bali ke depan, saya yakin bisa mewujudkan GOR tersebut. Dan sudah dibuktikan, dengan membangun jalan Tol dan pembangunan lain yang dikemas dalam Bali Mandara Jilid II. Karena itu pilihlah saya yang berkomitmen membangun Bali dan tidak mengambil uang rakyat,” tegas Wagub Sudikerta dengan jargon SGB.

Ketua Umum KONI Provinsi Bali, I Ketut Suwandi mengatakan, musorprov KONI Bali tahun 2017 ini memberikan kesempatan ajang evaluasi apa yang telah dilaksanakan maupun belum, bahkan yang belum tersentuh sama sekali. Selama empat tahun kepemimpinannya mengendalikan KONI Provinsi Bali sudah mampu meningkatkan prestasi olahraga dibuktikan dengan menjadikan Bali di ranking ke enam pada perhelatan PON.

Peningkatan prestasi olahraga KONI Provinsi Bali diakui oleh oleh Wakil Ketua Umum KONI Pusat, K.Inugrohi.

Terkait pemilihan pengurus KONI Provinsi Bali, ditengarai Ketut Suwandi, justru diserahkan kepada mereka yang punya hak suara dalam pemilihan tersebut. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 792370904092171091

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Populer

item