Komisi Guru Besar Undiksha Sidang, Artawan Layak Jadi Guru Besar

Buleleng, Dewata News. Com — Melalui perjalanan panjang Dr. Gede Artawan, M.Pd dalam mengemban gelar Doktor, sebagai dosen jurusan Pendi...


Buleleng, Dewata News. Com —Melalui perjalanan panjang Dr. Gede Artawan, M.Pd dalam mengemban gelar Doktor, sebagai dosen jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha, akhirnya proses untuk meningkatkan karier akademis menyandang Guru Besar oleh Komisi Guru Besar Undiksha Singaraja dibahas dalam persidangan yang diselenggarakan pada hari Kamis (07/12).
 
Dari catatan Dewata News.com, Dr. Gede Artawan asal Dawan, Klungkung ini telah melaksanakan berbagai aktivitas di kampus Undiksha maupun di luas kampus, baik tugas akademis maupun non akademis.
 

Selain itu, Dr. Gede Artawan dengan tulisan terakhir kumpulan puisi ”Sebatang Pohon” tak pernah meninggalkan tugas jabatan, baik sebagai Sekretaris Yayasan Sekolah Laboratorium Undiksha maupun Sekretaris Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Indonesia Program S2 serta Ketua P2M  Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Program S2 Undiksha.
 
Sidang Komisi Guru Besar Undiksha yang digelar di gedung Rektorat Undiksha dipimpin Prof. Dr. I Wayan Santiyasa untuk pertamakalinya langsung menghadirkan Gede Artawan.
 
Sidang Komisi Guru Besar Undiksha di ruang Ganesha 1 Gedung Rektorat Undiksha pagi itu tanpa catatan dan tanpa diskusi alot menyetujui usul guru besar Dr. Gede Artawan, M.Pd untuk dilanjutkan.
 
Dari proses persidangan pagi itu, Komisi Guru Besar Undiksha sepakat memberikan rekomendasi, bahwa Dr.Gede Artawan, M.Pd layak diusulkan menjadi Guru Besar oleh lembaga ke Kemenristekdikti RI setelah mendapat persetujuan dari Sidang Senat Undiksha.
 
Suasana sidang Komisi Guru Besar Undiksha itu tercermin dari Akun FB yang diposting Gede Artawan.
 
Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel,M.Pd ketika dihubungi menyatakan, tahun 2045 sebagai sasaran capaian tujuan Undiksha menjadi Universitas Unggul Berdasarkan Falsafah Tri Hita Karana di Asia, merupakan tahun emas Indonesia.
 
Menurut Rektor Nyoman Jampel, untuk mencapai tujuan Undiksha menjadi Universitas Unggul BerdasarkanFalsafah Tri Hita Karana di Asia, ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM), termasuk keberadaan Guru Besar yang harus dimiliki.
 
”Menjadikan Undiksha sebagai Universitas Unggul Berdasarkan Falsafah Tri Hita Karana di Asia, harus memiliki 30% atau 120 Guru Besar dari jumlah SDM yang ada. Sementara saat ini, baru ada 44 orang Guru Besar dan seorang Guru Besar belum dikukuhkan oleh lembaga,” kata Nyoman Jampel.
 
Ia tidak menampik sidang Komisi Guru Besar Undiksha sudah meloloskan seorang calon yang layak menjadi Guru Besar. Sebelum diusulkan keKemenristekdikti RI, akan dilaksanakan sidang Senat Universitas Pendidikan Ganesha. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 4046437334367436064

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item