Target Penuntasan Vaksinasi Massal Rabies di Buleleng Belum Tercapai

Buleleng, Dewata News. Com —  Dari pelaksanaan vaksinasi massal rabies yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng sejak April...


Buleleng, Dewata News. Com — Dari pelaksanaan vaksinasi massal rabies yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng sejak April hingga Juli 2017, ada beberapa desa coverage atau cakupan vaksinasi yang diharapkan minimal 70 persen, belum tercapai.
 
Selama berlangsungnya kegiatan vaksinasi rabies massal April hingga Juli 2017 lalu, seperti dikatakan Kabid Peternakan dan Keswan Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Drh. Wayan Susila, sebanyak 76.000 ekor anjing tervaksin.
 
Dengan demikian dari estimasi populasi 91.000 HPR (hewan penular rabies), maka pelaksanaan vaksinasi rabies massal di Kabupaten Buleleng hingga kini targetnya baru  mencapai 83 persen.
 
Dari evaluasi kegiatan vaksinasi massal, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng menemukan ada sekitar 43 desa cakupan vaksinasi yang diharapkan minimal 70 persen belum tercapai, tersebar di semua kecamatan dalam wilayah Kabupaten Buleleng.
 
”Faktor pemicu belum maksimalnya capaian terget yang diharapkan disebabkan beberapa kendala diantaranya secara populasi anjing di Buleleng cukup tinggi. Di sisi lain kemampuan tim mengalami kesulitan untuk melakukan vaksinasi dengan cara menangkap atau menjaring, mengingat pemeliharaannya di desa, termasuk di daerah perbukitan masih sangat sederhana dengan cara diliarkan, pemiliknya pun mengalami kesulitan untuk mengendalikan anjing peliharaannya untuk divaksin”, ungkap Susila di Singaraja, Kamis (16/11).`            .
 
Disisi lain pada saat pelaksanaan vaksinasi, tim-nya menjajagi pemilik anjing, namun yang bersangkutan tidak ada di rumah.
 
Menyikapi masalah tersebut, guna meningkatkan cakupan vaksinasi massal rabies hingga akhir Desember tahun 2017, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng bekerja sama dengan Pemprov Bali dan Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan akan melakukan penyisiran terhadap anjing-anjing yang belum terentuh vaksinasi massal rabies.
 
Kegiatan penyisiran terhadap anjing-anjing belum tervaksinasi massal rabies di 43 desa dimulai 15 Nopember 2017, berlangsung 2 minggu melibatkan 17 tim dari Dinas Pertanian dibantu lintas terkait dan para kader desa yang tersebar di 9 kecamatan di Buleleng, dengan jumlah vaksin yang disiapkan sebanyak 5700 dosis. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 2667721880730970008

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item