Buleleng Gelar Forum Kelitbangan Daerah Kabupaten Buleleng Tahun 2017

Buleleng, Dewata News. Com —  Guna memantapkan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) di daerah, khususnya di Kabupaten Buleleng, Pemeri...


Buleleng, Dewata News. Com — Guna memantapkan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) di daerah, khususnya di Kabupaten Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Buleleng menggelar Forum Kelitbangan Daerah Kabupaten Buleleng tahun 2017 di Hotel Banyualit, Senin (27/11).
 
Ditemui di sela-sela acara, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Buleleng, Ir. Gde Dharmaja, M.Si menjelaskan forum kelitbangan ini untuk mencari tahu solusi apa yang dilakukan untuk mengatasi persoalan yang ada di Buleleng. Nantinya keluar rekomendasi program kegiatan untuk menjawab persoalan tersebut.
 
”Jadi dengan adanya penelitian dan pengembangan (litbang) ini, kami melakukan kajian serta analisis secara akademis untuk melihat fenomena, penyebabnya dan solusinya seperti apa. Dari penelitian tersebut, lahirlah rekomendasi program rencana kerja untuk menjawab persoalan-persoalan yang di Kabupaten Buleleng,” jelasnya.
 
Forum kelitbangan ini leading sector nya sendiri adalah Bappeda Litbang, namun semua unsur di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan forum kelitbangan ini. Litbang yang bersifat makro sendiri ada di Bappeda Litbang. Setelah makro, ada mikronya yang didistribusikan dan dikembangkan di masing-masing OPD. Penelitian pun ranahnya di Bappeda Litbang sendiri, sedangkan untuk penelitian teknis kembali ke OPD.
 
”Yang makro ada di kita. Mikronya baru ke OPD. Begitu juga penelitian skala besarnya di kita tapi teknisnya tetap di OPD,” imbuh Dharmaja.
 
Sementara itu, Sekda Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng, Drs. Ketut Asta Semadi, MM mengatakan, kegiatan penelitian merupakan titik awal dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan regulasi yang diperlukan. Penetapan kebijakan pembangunan dan regulasi yang tidak didasarkan pada kajian yang mendalam cenderung bias.
 
”Di situ cenderung terjadi kegagalan dan ketidakefektifan dalam menjalankan kebijakan,” tandasnya.
 
Forum Kelitbangan Daerah Kabupaten Buleleng ini menghadirkan dua narasumber yaitu dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemetrian Dalam Negeri dan Peneliti dari Politeknik Ngeri Bali. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 6578458545304838622

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item