Pemprov Bali Terima Kunjungan Rombongan KKDN SESKO TNI

Denpasar, Dewata News. Com -  Senin (30/10) Pemerintah Provinsi Balimenerima kunjungan dari siswa Kuliah Kerja Dalam Negeri  Sekolah St...


Denpasar, Dewata News. Com - Senin (30/10) Pemerintah Provinsi Balimenerima kunjungan dari siswa Kuliah Kerja Dalam Negeri  Sekolah Staf dan Komandi (KKDN SESKO) TNI yang dipimpin oleh Dirmin SESKO TNI Bandung Brigjen TNI Mar. Har Har Sucharyana. Rombongan yang berjumlah sekitar 55 orang ini disambut langsung oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika dengan didampingi beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Provinsi Bali,  di RuangRapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali.

Gubernur Pastika pada kesempatan itu menyampaikan harapannya kepada para Perwira Sesko TNI yang mengikuti KKDN di Bali agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai momen untuk bertukar pandangan dan sebagai dasar merumuskan solusi ataspermasalahan pembangunan khususnya keamanan di Indonesia saat ini. Lebih jauh, seperti diketahui saat ini Bali sedang mengalami permasalahan bencana Gunung Agung yang bisa terjadi kapan saja. Hal ini diharapkan bisa menjadi bahan kajian yang perlu dipelajari oleh para peserta dalam menghadapi natural disaster, disamping menghadapi man made disaster.

“Kita semua perlu pelajari ini, perlu dikaji mumpung ada contoh menghadapi natural disaster, bagaimana cara menghadapinya, karena banyak permasalahan didalamnya yang mungkin terjadi, tak hanya kerusakan karena bahaya letusannya, tetapi juga permasalahan ekonomi, politik, kejiwaan/psikologis, dan tak kalah masalah media yakni tersebarnya berita hoax di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini. Itu semua yang paling mungkin terjadi, sehingga perlu dipersiapkan bagaimana penanggulangannya, bagaimana mekanisme pertolongan dan sebagainya,” cetus Pastika seraya menyatakan peran TNI dalam setiap pembangunan dan penanganan masalah keamanan atau bencana sangat diperlukan. Untuk itu dengan hadirnya peserta KKDN di Bali dalam melakukan kajian diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi Negara maupun Bali pada khususnya.

Seperti disampaikan sebelumnya oleh Pimpinan Rombongan yang juga menjabat Dirmin SESKO TNI BandungBrigjen TNI Mar. Har Har Sucharyana, yang menjelaskan maksud dari tujuan kegiatan tersebut yakni untuk memberikan pelajaran kepada para peserta terkait potensi ketahanan yang dimiliki daerah. Dalam kegiatan juga akan dilakukan kajian terhadap kondisi dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Bali, untuk itu Ia sangat mengharapkan informasi dan data yang lengkap sebagai acuan, dan selanjutnya hasil kajian akan diberikan kepada pemerintah daerah sebagai masukan maupun kepada Kodam.

Acara turut diisi dengan sesi tanya jawab antara para peserta dengan Gubernur Bali. Pertanyaan yang disampaikan kebanyakan terkait penanganan sektor pertanian di Bali saat ini yang mengalami penurunan karena kemajuan lebih dominan dialami sektor Pariwisata, serta penanganan masalah bencana Gunung Agung. Pertanyaan tersebut ditanggapi Gubernur Pastika dengan penyampaian program-program yang sudah dilaksanakan Pemprov Bali yang condong berpihak kepada para petani diantaranya penggelontoran program Simantri, Gerbangsadu, bantuan benih dan subsidi pupuk, maupun bantuan alat-alat pertanian modern. Terkait bencana Gunung Agung sudah diatasi dengan mengevakuasi dan merelokasi para penduduk yang terkena radius zona berbahaya 12 km, dan saat ini pun saat status diturunkan menjadi wapada warga di radius 6 km tetap direlokasi kedaerah aman yang sudah ditentukan.

Berita Terkait

Breaking News 6790248283319841923

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item