Komitmen Buleleng Percepat Penanggulangan Kemiskinan

KEMISKINAN  masih merupakan masalah besar yang dihadapi pemerintah di hampir setiap daerah di Indonesia melalui program pengentasan den...


KEMISKINAN masih merupakan masalah besar yang dihadapi pemerintah di hampir setiap daerah di Indonesia melalui program pengentasan dengan terus menerus melakukan berbagai upaya untuk mengurangi angka kemiskinan.
 
Tak terkecuali di Kabupaten Buleleng, melalui program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dilaksanakan duet kepemimpinan Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menekan angka kemiskinan menuju peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.
 
Data dari Bappeda Litbang Kabupaten Buleleng Tahun 2016. sedikitnya ada 21 desa yang masih memiliki tingkat kemiskinan diatas 30 persen.
 
Sementara itu, ketika digelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SKPD) Kabupaten Buleleng. 2017-2022, Kepala Bappeda Litbang Buleleng, Gde Dharmaja mengungkapkan, bahwa data BPS terakhir mencatat angka kemiskinan turun sejumlah 19 ribu Rumah Tangga Miskin (RTS) dari 56 ribu menjadi 37 ribu. Jumlah tersebut tersebar di seluruh desa yang ada. Selanjutnya, data tersebut akan divalidasi, sehingga sasaran yang ditentukan nantinya dalam menyusun strategi penanggulangan kemiskinan bisa menjadi tepat.
 
Menurut Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Buleleng, Gde Darmaja, penanggulangan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara singkat dan sekaligus. ”Karena kompleksitas permasalahan yang dihadapi masyarakat miskin dan keterbatasan sumberdaya yang tersedia, penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara bertahap, terpadu,sinergis dan terencana yang dilandasi oleh kemitraan dan keterlibatan berbagai pihak,” kata Gde Darmaja.
 
Selaku Sekretaris Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Buleleng, Gde Darmaja menekankan, Pemkab Buleleng komitmen untuk meningkatkan anggaran pengentasan kemiskinan dan berbagai sektor yang membidangi masalah pengentasan kemiskinan juga akan digenjot kinerjanya.
 
Program dan kegiatan prioritas yang dilaksanakan, antara lain bantuan bedah rumah, pelayanan kesehatan, peningkatan SDM seperti pelatihan-pelatihan, penyediaan beasiswa bagi warga kurang mampu, revitalisasi pasar, penyediaan infrastruktur, pelayanan masyarakat, seperti pembuatan KTP dan Akta gratis bagi masyarakat serta pemberdayaan masyarakat.
 
Kegiatan prioritasnya dalam program yang dilancarkan TKPK Kabupaten Buleleng,disebutkan Gde Darmaja, diberbagai lini mulai dari bidang Sosial, Kesehatan, Pendidikan, Pengembangan Ekonomi dan Usaha Kecil Menegah serta sampai pada pelayanan kependudukan.
 
Bahkan, Bupati Putu Agus Suradnyana, beberapa waktu lalu sempat mengungkapkan, bahwa  alokasi anggaran Pemerintah Kabupaten Buleleng cenderung mengalami peningkatan setiap tahun.  Dia mengakui, program yang dilancarkan TKPK Kabupaten Buleleng adalah salah satu program yang diunggulkan Pemerintah Buleleng untuk pengentasan kemiskinan di Buleleng.—


Made Tirthayasa.—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 391222148230516595

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item