Buleleng Gagal Pertahankan Ambisi, Peringkat III Diraih Gianyar

Perhelatan Porprov Bali XIII~2017  baru saja berakhir, Sabtu (23/09) di Lapangan Astina, Kota ”Seni” Gianyar setelah ditutup resmi Waki...


Perhelatan Porprov Bali XIII~2017 baru saja berakhir, Sabtu (23/09) di Lapangan Astina, Kota ”Seni” Gianyar setelah ditutup resmi Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta. Perhelatan dua tahunan bagi para atlet untuk meraih prestasi selanjutnya ditetapkan akan berlangsung di Kota ”Lumbung Beras” Tabanan.
 
Sebagai ajang tanding bagi para atlet di tigabelas cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, ternyata kabupaten ”terkaya” Badung di ajang Porprov Bali ”ink ade lawan” dan dibuktikan dari perolehan medali dari 34 cabor yang dipertandingkan. Karena, medali adalah satu-satunya alat ukur bagi atlet berprestasi di cabor masing-masing. Sementara kedigjayaan Kabupaten Badung terus dibayang-bayangi “anak kandungnya” Kota Denpasar, sebagai ibukota Provinsi Bali.
 
Dari arena Porprov Bali XIII~2017 ini, ternyata para atlet binaan KONI dari Kota ”seni” Gianyar tidak saja piawai menari di panggung, juga di ajang tanding adu ”otot dan otak”, bahkan mampu menggeser ambisi "Jengah Untuk Juara” di peringkat tiga, setelah Badung dan Denpasar.
 
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porprov Bali ini, kendati selaku pelaksana di awal perhelatan banyak mendapat cibiran dan cemohan yang berdampak kepada ”ngambul”nya Wagub Ketut Sudikerta  yang tidak jadi membacakan sambutan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
 
Bagi Kontingen Buleleng yang berangkat ke arena Porprov Bali dengan ambisi siap berlaga dan berkomitmen mempertahankan peringkat ketiga dalam Porprov XIII di ”Kota Seni” Gianyar. dengan raihan 66 medali emas 50 medali perak dan 80 medali perunggu. Namun, di laga tanding Porprov Bali XIII, kontingen Buleleng harus mengakui keunggulan kontingen tuan rumah yang mampu menggeser ambisi dari pesisir Utara Bali ini.
 
Dari total perolehan medali pada Porprov XIII~2017 di ”Gumi Seni”, Kontingen Buleleng lebih banyak dengan 186 medali, dibanding Kontingen Gianyar – 176 medali. Namun Buleleng kalah dalam perolehan medali emas dan menang dalam pengumpulan medali perak.
 
Kontingan Buleleng yang mengusung tagline ”Jengah Untuk Juara” untuk pertahankan peringkat III kehilangan 19 medali emas jika mematok perolehan medali emas pada Porprov Bali XII~2015 di Singaraja, dua tahun lalu.
 
Seperti diketahui, bahwa KONI Buleleng yang dikendalikan Nyoman Artha Widnyana jauh-jauh hari telah mempersiapkan fisik dan mental dibawah kendali binpres yang bekerjasama dengan Ganesha Sport Science Undiksha. Kontingen Buleleng dengan kekuatan 686 orang terdiri atas 500 orang atlet, 140 pelatih dan official dan 46 orang panitia kembali ke Kota ”Singa Bersayap” harus segera melakukan evaluasi secara menyeluruh, baik atlet, pelatih maupun official, termasuk panitia yang notabene Pengurus KONI Kabupaten Buleleng.
 
Kenapa? Karena KONI Buleleng adalah milik seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Buleleng. Bukan milik “orang per orang” yang menjalankan cita rasa pribadinya, sehingga berdampak terhadap organisasi induk keolahragaan di Kabupaten Buleleng ini. Dari Porprov Bali Jangan Memberi Harapan Kosong. ~ Made Tirthayasa.—
 
Perolehan medali, hasil laga tanding Porprov Bali XII~2017 di ”Gumi Seni” yang resmi ditutup pada Sabtu (23/09) sore dengan perolehan medali sebagai berikut :
1.Badung      : 137 emas, perak 114, perunggu 108.
2.Denpasar   : 128 emas, perak 116, perunggu 107.
3.Gianyar     :   53 emas, 37 perak, 86 perunggu.
4.Buleleng    :  47 emas, 53 perak, 87 perunggu.
5.Klungkung :  20 emas, 34 perak , 46 perunggu
6.Bangli        :   17 emas, 15 perak, 42 perunggu
7.Karangasem:  12 emas, 18 perak , 45 perunggu,
8.Jembrana    :   10 emas, 24 perak, 60 perunggu
9.Tabanan     :   10 emas, 23 perak , 61 perunggu

Berita Terkait

Kabar Buleleng 3283646700584533680

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item