Wantimpres RI ke Buleleng Ingin Undiksha Bisa Memiliki Prodi Kedokteran

Buleleng, Dewata News.com  — Salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI) yang membidangi politik,...


Buleleng, Dewata News.com — Salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI) yang membidangi politik, pendidikan dan kesejahteraan rakyat, Prof. Dr. Abdul Malik Fadjar melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Buleleng.
 
Kunker ini bertujuan untuk menyerap informasi mengenai kondisi dan keadaan Buleleng pada saat ini dan selanjutnya akan disampaikan langsung kepada Presiden RI. Kegiatan ini dimanfaatkan oleh Pemkab Buleleng untuk melaporkan kondisi terkini, antara lain di bidang Pendidikan dan pembentukan Prodi Kedokteran di Undiksha.
 
Pemaparan kondisi tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Kamis (24/08). Prof. Dr. Abdul Malik Fadjar beserta rombongan diterima langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG beserta pimpinan OPD terkait lingkup Pemkab Buleleng.
 
Ditemui usai rapat, Wabup Sutjidra menjelaskan kunker anggota Wantimpres ini bertujuan untuk menyerap informasi khususnya di bidang pendidikan.
 
Abdul Malik Fadjar juga sudah menyampaikan secara panjang lebar mengenai Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang ditargetkan terpenuhi 100 persen. Sedangkan, berdasarkan laporan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Buleleng baru mencapai 86 persen dan akan dikejar terus sampai dengan 100 persen sampai akhir tahun ini.
 
”Tujuannya menyerap aspirasi dan informasi dari kita mengenai perkembangan di Buleleng khususnya di Bidang Pendidikan. Prof Abdul Malik Fadjar juga sudah menjelaskan mengenai KIP,” jelasnya.
 
Wabup Sutjidra menambahkan, Wantimpres sangat mengapresiasi dunia pendidikan di Buleleng. Khusus untuk pembentukan Program Studi (Prodi) Kedokteran, Prof Abdul Malik Fadjar sangat mendukung dan berjanji akan mengawal pembentukan prodi ini di Kemenristekdikti. Undiksha, Buleleng dan Rumah Sakit Pendidikan sudah sangat layak untuk membentuk Prodi Kedokteran. Sampai saat ini, Undiksha bekerjasama dengan Pemkab Buleleng sudah mendaftarkan secara onlinepembentukan Prodi Kedokteran. Sekarang hanya menunggu visitasi.
 
”Setelah moratorium dicabut, mudah-mudahan secepatnya visitasi dan penilaian dilakukan,” imbuhnya.
 
 Disinggung mengenai masukan untuk dunia pendidikan di Buleleng, Prof. Dr. Abdul Malik Fadjar mengungkapkan pihaknya ingin Prodi Kedokteran di Undiksha secepatnya untuk memperoleh ijin. Melihat perkembangan Undiksha, ia mengaku bangga dengan hal tersebut. Ditambah lagi dengan adanya ijin RSUD Kabupaten Buleleng menjadi Rumah Sakit Pendidikan, Prodi Kedokteran sudah sangat layak ada di Undiksha.
 
“Dukungan dari Pemkab Buleleng dengan adanya RSUD Buleleng sebagai penyangga membuat saya ingin perijinan tersebut cepat selesai dan Undiksha bisa memiliki Prodi Kedokteran,” ungkapnya.
 
Selain Prodi Kedokteran, untuk SMA/SMK, menurutnya, Presiden RI Joko Widodo selalu menginginkan perkembangan yang terus dilakukan terhadap SMK. Sesuai dengan pemaparan Kadisdikpora, perkembangan SMK di Buleleng sudah sangat luar biasa. SMK perlu dikembangkan karena lulusan SMK sudah siap kerja. SMK bisa memberikan pendidikan untuk kemandirian, lifeskill dan untuk kerja. Hal tersebut sesuai dengan apa yang selalu didengung-dengungkan oleh Presiden RI, yaitu bagaimana generasi muda bisa kompetitif dan lebih bisa bersaing.
 
“SMK juga perlu dikembangkan. Saya dengar dari Kadisdikpora bahwa perkembangan SMK di Buleleng sudah sangat pesat,” kata Abdul Malik Fadjar. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 6497745417965112062

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item