Wakili Bali, Duta Buleleng Raih Dua Emas UDG Nasional XIII

Buleleng, Dewata News.com —  Setelah melalui proses seleksi yang panjang dari tingkat Kecamatan, dua wakil Buleleng berhasil mewakili P...


Buleleng, Dewata News.com — Setelah melalui proses seleksi yang panjang dari tingkat Kecamatan, dua wakil Buleleng berhasil mewakili Provinsi Bali dalam Utsawa Dharma Gita (UDG) XIII tingkat nasional tahun 2017. Dua medali emas ini menunjang Provinsi Bali sebagai juara umum UDG XIII. UDG kali ini berlangsung di Jakabaring Sport Center, Palembang, Sumatera Selatan dari tanggal 6 hingga 10 Juli 2017.
 
Dua duta Buleleng yang mewakili Provinsi Bali adalah Kade Juni Artawan dan Putu Ryma Febriana. Keduanya meraih medali emas dalam bidang Sloka hafalan tingkat dewasa putra dan sloka hafalan tingkat dewasa putri.
 
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Buleleng, Made Suriani, S.Sos saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, seleksi UDG ini dimulai dari tingkat kecamatan. Untuk berlomba di tingkat kabupaten, peserta dibimbing oleh masing-masing Widyasabha. Setelah diadu di tingkat kabupaten, para juara dikirim ke tingkat provinsi. Di tingkat provinsi, duta Buleleng meraih dua emas sehingga berhak mewakili Bali di tingkat nasional. “Jadi seleksinya berjenjang dimulai di tingkat kecamatan sampai tingkat nasional,” jelasnya.
 
Untuk pembinaan sendiri, Suriani mengatakan, Pemkab Buleleng melibatkan Widyasabha yang ada di masing-masing kecamatan. Selain pembina, ada juga pendamping dari pihak sekolah.
 

Untuk diketahui, dua duta Buleleng peraih medali emas berasal dari Kecamatan Banjar dan merupakan guru kontrak yang bertugas di SMA Negeri 1 Banjar. Pembina dari sekolah sendiri adalah Gede Seen. “Kami libatkan seluruh Widyasabha di tiap-tiap kecamatan. Untuk di Kabupaten kami yang mengawasi dan Widyasabha yang membina. SMA Negeri 1 Banjar sendiri dibina oleh Gede Seen,” katanya.
 
Dharmagīta sebagai nyanyian suci keagamaan Hindu memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran agama Hindu di seluruh Indonesia. Naskah dharmagīta bersumber pada kitab suci Weda dan Susastra Hindu yang mengandung nilai-nilai spiritual, etika dan estetika yang sangat tinggi sehingga memberi tuntunan pemahaman agama Hindu mulai dari aspek Tattwa, Susila dan Acara. “Kegiatan ini sebagai pembinaan umat Hindu, khususnya para pemuda,” ungkap Suriani.
 
Dirinya menambahkan antusias pemuda khususnya di wilayah sekolah untuk dharmagita di Buleleng sangat tinggi. Bagian kesra sendiri sudah lama melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah. Dari tingkat SD di semua kecamatan sudah dibina. Dari hasil pembinaan tersebut, semua cabang bisa diikuti di UDG tingkat provinsi. “Hasilnya ada juara 1, 2, 3. Kebetulan di sloka hafalan tingkat dewasa kita meraih medali emas di provinsi, sehingga berhak mewakili Bali di tingkat nasional,” tandas Suriani. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 748120859527236123

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

BALINESIA FACE 2017

BALINESIA FACE 2017

YURA Shop

Populer

item