Besok, Pengurus SMSI Bali Deklarasikan Diri di Gedung PWI Bali

Buleleng, Dewata News.com —   Bertepatan dengan hari Purnama Sasih Kasa, Sabtu (08/07) Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pr...


Buleleng, Dewata News.com — Bertepatan dengan hari Purnama Sasih Kasa, Sabtu (08/07) Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali menghadiri deklarasi organisasi meraka di Gedung PWI Bali, Denpasar.
 
Selaku Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja mengatakan, bahwa kalangan pers melakukan perlawanan dengan mendeklarasikan asosiasi kontra-hoax, yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang telah melakukan deklarasi pada 17 Maret 2017, atau Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) pada 18 April 2017.
 
Emanuel Dewata Oja yang juga Sekretaris PWI Cabang Bali ini mengatakan, lahirnya SMSI agaknya menandai genderang perlawanan yang lebih efektif terhadap "hoax", sebab "hoax" bukan mewakili kebebasan pers, tapi justru "kerusakan" pers (plus, "kerusakan" NKRI).
 
Emmanuel Dewata Oja yang akrab dipanggil Edo ini menekankan, lahirnya SMSI karena media sosial telah menjadikan dunia tidak sehat, karena selain menyebarkan informasi yang bermanfaat, media sosial juga memaparkan hal-hal negatif seperti ujaran kebencian.
 
Isi Deklarasi SMSI
 
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa 
 
Bahwa kemerdekaan pers merupakan pilar yang dibutuhkan untuk menciptakan tatanan kehidupan demokratis demi terwujudnya masyarakat adil makmur dan sejahtera secara merata. 
 
Bahwa media massa yang profesional adalah syarat utama agar proses komunikasi dan pertukaran informasi di tengah masyarakat berlangsung baik dengan berorientasi pada kemajuan. 
 
Bahwa pertukaran gagasan dan pendapat di tengah masyarakat hanya bisa bermakna membangun bila dilakukan melalui media massa yang profesional dan dikelola oleh orang-orang yang profesional pula. 
 
Bahwa di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi kemerdekaan, pers menghadapi tantangan yang tidak ringan. 
 
Bahwa terjadi perubahan yang sangat signifikan terhadap lanskap ruang publik yang memungkin setiap individu mengakses informasi, dan menjadi sumber informasi. Ketergantungan masyarakat pada dunia siber semakin hari semakin tinggi. 
 
Bahwa diperlukan sebuah wadah untuk menghimpun perusahaan media siber di seluruh Indonesia. Wadah itu dapat digunakan sebagai sarana membangun media siber yang profesional. 
 
Bahwa atas pertimbangan-pertimbangan di atas didirikanlah sebuah organisasi untuk menghimpun perusahaan media siber dengan nama Serikat Media Siber Indonesia, dan disingkat SMSI.   
 
Serangkaian perlawanan terhadap "hoax" yang bukan hanya perlawanan "statement" itu, akan dapat mengembalikan ekosistem media digital menjadi lebih positif untuk dikonsumsi publik, sehingga publik akan kembali memercayai media digital, tentu untuk kejayaan republik tercinta. (DN ~ TiR).—
 

Berita Terkait

Breaking News 7446944816480817479

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item