Gubenur Pastika Kunjungi Sejumlah Warga Kurang Mampu di Kabupaten Karangasem

Karangasem, Dewata News. Com -  Dalam rangka menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan yang akan dirayakan oleh umat Hindu pada Rabu (0...


Karangasem, Dewata News. Com - Dalam rangka menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan yang akan dirayakan oleh umat Hindu pada Rabu (05/04) keesokan harinya, maka untuk lebih memaknai esensi hari raya tersebut yang merupakan kemenangan Dharma melawan Adharma,di momentum penampahan Galungan, Selasa (04/04) Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengunjungi beberapa warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Karangasem.  

Selain untuk silahturahmi dengan warga, Gubernur juga  menyerahkan bantuan berupa beras dan uang tunai. Selain itu,  kegiatan itu juga dimaksudkan agar dapat mengetuk hati masyarakat untuk dapat memperhatikan lingkungan sekitar dan saling berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan karena hal itu merupakan makna Hari Raya Galungan sesungguhnya. 

“Pada hari Penampahan Galungan yang penuh makna ini,  ternyata dari semua masyarakat yang kita kunjungi, belum ada yang “ngelawar”,  bahkan beras pun meraka tidak punya.  Disatu sisi banyak orang-orang Bali yang hari ini bergelimpangan makanan tapi  pihak lain masih banyak masyarakat yang belum mampu untuk makan hari ini. Ini membuktikan bahwa uluran tangan masyarakat pada saat Penampahan juga perlu untuk masyarakat lainnya. Jadi untuk hari ini, minimal beberapa orang yang kita kunjungi mereka bisa menikmati makan”, ungkapnya.

Pastika yang juga didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Dewa Mahendra Putra dan Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana, mengawali kunjungan pertamanya ke rumah seorang nenek lanjut usia yang hidup sebatang kara di Dusun Bau Kaler, Desa Nawa Kerti, Kecamatan Abang. Ia adalah Ni Wayan Pejet (83th) yang tinggal di sebuah rumah sederhana merupakan hasil program bedah rumah Pemprov Bali pada Juni tahun 2016 lalu. Untuk diketahui, kunjungan kali ini juga merupakan kunjungan lanjutan penyerahan bantuan yang sebelumnya telah dilaksakan oleh Pemprov Bali melalui Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali.

Nenek Pejet sangat senang melihat langsung kunjungan dari orang nomor satu di Bali ini. Ia juga mengaku sangat senang sudah menikmati program bedah rumah, dimana sebelumnya ia tidur di sebuah gubuk yang reot dan sering mengalami sakit akibat hujan dan panas terik matahari yang menyengat. Ia berharap Pemerintah akan melanjutkan program yang menyentuh langsung masyarakat tersebut.

Selain kunjungan ke Nenek Pejet, Pastika juga mengunjungi nenek lanjut usia yaitu Ni Nengah Ranta (80th) yang tinggal di sebuah gubug tua beralamat di Banjar Dinas Tanah Lengis, Desa Ababi-Abang. Nengah Ranta yang juga tengah menderita penyakit gondok, mendapat perhatian serius dari Gubernur Pastika. Secara langsung orang nomor satu di Bali tersebut, berjanji akan segera memberikan Nenek Ranta bedah rumah sehingga nenek Ranta bisa berteduh dari hujan dan sengatan matahari. 

“Kita akan segera merealisasikan bedah rumah untuk dadong Ranta, secepatnya April-lah bisa kita realisasikan melalui dana dari CSR agar beliau dapat tinggal dengan nyaman di rumah yang lebih aman dari pada yang sekarang”, ungkapnya.


Pastika juga mengunjungi bocah piatu yang mengalami cacat sejak umur 3 bulan bernama Kadek Agus (12th) yang tinggal di Banjar Bau Kaler Desa Nawa Kerti Abang, bersama seorang kakaknya Kadek Juni (15th) dan ayahnya Wayan Bingin. Pada kesempatan itu, Pastika menaruh perhatian serius pada Kadek Juni yang saat ini duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 3 yang sebentar lagi akan melanjutkan kejenjang SMA. Karena terbentur biaya, di mana ayah dari Kadek Juni adalah seorang petani yang tidak memiliki penghasilan tetap sehingga kadek Juni terancam putus sekolah. Melihat hal itu,  Gubernur Pastika secara langsung menawarkan Kadek Juni agar mau bersekolah di SMA/SMK Bali Mandara sehingga pendidikan Kadek Juni tidak putus sampai SMP saja. 

“Saya harap Kadek Juni memiliki tekad yang kuat untuk melanjutnya  sekolah, jika ia berniat maka nanti akan ada tim untuk melakukan home visit dan tentunya melakukan beberapa tes tulis sebagai prosedur penerimaan siswa/i di sekolah tersebut”, ujarnya. 

Kunjungan Gubernur diakhiri di rumah Nengah Gemuh (90th) beralamat di lingkungan Tampuagan, Karanagsem, seorang janda yang tinggal sendirian karena sudah ditinggal oleh suaminya beberapa tahun silam. Dalam kunjungan tersebut Gubernur secara langsung menyerahkan bantuan berupa Beras dan Uang Tunai agar para warga ini dapat merayakan  Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan sederhana dan suka cita.

Dalam  kunjungan itu, Gubernur beserta rombongan yang juga menggandeng komunitas sosial yaitu Atas Nama Orang Miskin “ANOM” yang ikut berpartisipasi dalam ikut mengentaskan angka kemiskinan di Bali.  Selain mengunjungi secara langsung, karena keterbatasan waktu, Gubernur juga mengutus beberapa staf untuk membawa bantuan ke beberapa desa lain seperti,  Ni Ketut Bunter (70th) beralamat di Banjar Sekar Gunung, Desa Bukit,  Ni Wayan Nuratha (86th) Banjar Dauh Pangkung, Desa Seraya Barat; Ni Wayan Sibetan (100th) beralamat di Banjar Bungkulan Desa Seraya Barat, Nengah Manta warga Dusun Galih Desa Jungutan Bebandem, serta Ni Wayan Bangkig, warga Dusun Banyulali Desa Ban Kubu.

Berita Terkait

Breaking News 7416784451375911555

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item