Regy Wijaya Tercepat ”Naik Daun” Menuju Cabang Medan

Buleleng, Dewata News. Com —   Meneguhkan komitmen peran “hadir untuk melayani masyarakat”, ternyata mengantarkan prestasi tercepat yan...


Buleleng, Dewata News. Com — Meneguhkan komitmen peran “hadir untuk melayani masyarakat”, ternyata mengantarkan prestasi tercepat yang diraih Ragi S.Wijaya yang sejak Januari 2017 menjadi Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Singaraja ”naik daun” menuju kursi jabatan sebagai Kepala Bagian Asuransi PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sumatra Utara, bukan sebagai Kepala Cabang. 
Hanya dalam waktu tiga bulan mendapat kepercayaan memimpin Jasa Raharja Perwakilan Singaraja menggantikan Thamrin Silalahi yang kini ke Kantor Cabang Jasa Raharja di Surabaya, warga Kota Metropolitan, Jakarta ini, Sabtu (11/03) sore menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya di Kantor Jasa Raharja Cabang Bali, Denpasar.
Pejabat Jasa Raharja Perwakilan Singaraja murah senyum ini ketika ditemui Dewata News.com, Jumat (10/03) siang, menyatakan rasa syukur atas kepercayaan pimpinan pusat memberikan jabatan promosi sebagai Kepala Cabang di Kota Medan. ”Kami hadir di Singaraja untuk melayani masyarakat korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas), karena bagi kami memberikan pelayanan kepada masyarakat korban laka lantas bukan lagi suatu kewajiban tapi sudah merupakan suatu kebutuhan,” kata Regy S.Wijaya.
Sebagai rutinitas bulanan menyampaikan pertanggungjawaban kepada public, terkait rekapitulasi pembayaran klaim kepada korban laka lantas di wilayah tugas Jasa Raharja Perwakilan Singaraja, baik kabupaten Karangasem, Buleleng dan kabupaten Jembrana, Regy Wijaya menyebut selama periode dua bulan (Januari - Februari 2017) dilihat dari jumlah pembayaran mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun 2016.
Pj.Pelayanan Kantor Perwakilan Singaraja Dani F.Cahyadi menyimak rekapitulasi pembayaran periode Januari-Februari 2017 sebesar Rp.1.146.336.861, Rp.550.000.000 di antaranya untuk 18 orang ahli waris korban jiwa meninggal dunia,dan Rp589.836.861 untuk 90 orang korban luka-luka. ”Selebihnya untuk pemberian santuan bagi cacat tetap dan santunan penguburan,” jelasnya.
Sementara pembayaran klaim santunan pada periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp1.220.105.061, Rp675.000.000 di antaranya untuk 25 orang ahli waris korban jiwa meninggal dunia,dan Rp541.105.061 untuk korban luka-luka,serta Rp4 juta santunan penguburan.
Menurut Kepala Jasa Raharja Perwakilan Singaraja, Regy S.Wijaya, jumlah korban laka lantas meninggal dunia maupun luka-luka masih didominasi di wilayah hukum Polres Buleleng,di banding dua kabupaten lainnya, baik Karangasem maupun Jembrana.
”Dengan gencarnya mitra kerja, jajaran Kepolisian melaksanakan operasi razia terhadap pengguna jalan diharapkan korban laka lantas mampu ditekan,” imbunya. (DN ~ TiR).— 

Berita Terkait

Kabar Buleleng 1465141445267076883

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Pesta Kesenian Bali XXXIX

YURA Shop

Populer

item