Kesejahteraan dan Pengentasan Kemiskinan Jadi Fokus Program Pemkab Buleleng di 2018

Buleleng, Dewata News. Com —  Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG    mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng...


Buleleng, Dewata News. Com — Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG  mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng telah merancang fokus pembangunan pada tahun 2018 yang difokuskan pada sektor pertanian secara keseluruhan. Kesejahteraan petani juga menjadi fokus pemikiran, selain pengentasan kemiskinan masih menjadi agenda prioritas pembangunan.
 
Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG saat ditemui usai membuka Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Buleleng tahun 2018 yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Buleleng di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja, Eks Pelabuhan Buleleng, Selasa (07/03).
 
Lebih lanjut, Wabup Sutjidra menjelaskan setelah program infrastruktur dan kesehatan, pada tahun 2018 difokuskan pada pertanian. Terdapat program-program khusus didalamnya yang terkait dengan kesejahteraan petani.
 
Guna mengembangkan pembangunan di bidang pertanian ini, nantinya terdapat focus group discussion (FGD) untuk membahas masalah pertanian di Buleleng. “Fokus kita di 2018 adalah pertanian. Bagaimana kita mengembangkan pertanian di Buleleng dan juga meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujarnya.
 
Disinggung mengenai bidang perekonomian dan juga pengentasan kemiskinan, dirinya mengungkapkan program pengentasan kemiskinan seiring sejalan dengan program peningkatan kesejahteraan petani. Dengan infrastruktur, akses dan fasilitas sudah tersedia dengan baik, masalah kemiskinan juga diharapkan bisa berkurang.
 
Menurutnya, dari data BPS, Buleleng telah bias menuntaskan masalah kemiskinan sebesar 32 persen dari Rumah Tangga Sangat Miskin menjadi Rumah Tangga Sasaran. “Pengetasan kemiskinan tetap menjadi agenda pembangunan di Buleleng. Bahkan, sesuai dengan data BPS kita telah berhasil menurunkan jumlah rumah tangga miskin menjadi rumah tangga sasaran sebesar 32 persen. Mereka sudah terangkat dari garis yang sangat miskin,” ungkap Sutjidra.
 
Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Buleleng, Ir. Gde Dharmaja, M.Si mengatakan, konsultasi publik rancangan awal RKPD Kabupaten Buleleng ini merupakan salah satu tahapan dalam rangkaian proses perencanaan.
 
Setelah dilakukan musrenbang kecamatan, pihaknya mengharapkan masukan dari seluruh stakeholder terkait di konsultasi publik. Konsultasi publik ini juga sebagai pematangan dari rancangan awal RKPD yang sudah disusun. “Konsultasi publik ini menyerap aspirasi seluruh stakeholder terkait dengan pembangunan dan dijadikan input pembangunan itu sendiri,” imbuhnya.  (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 2758337983067711958

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item