Jelang Kompetisi Resmi Bergulir, Bali United Sembahyang ke Besakih dan Batur

Mangupura, Dewata News. Com -  Di sela-sela persiapan menjelang kompetisi resmi tahun ini, keluarga besar Bali United melakukan kegiata...


Mangupura, Dewata News. Com - Di sela-sela persiapan menjelang kompetisi resmi tahun ini, keluarga besar Bali United melakukan kegiatan spiritual dengan mengunjungi dua pura besar yang berada di Pulau Dewata. Rombongan tim yang terdiri dari seluruh pemain, tim pelatih dan official hadir langsung ke Pura Ulun Danu, Batur dan Pura Besakih.

Seluruh anggota rombongan kompak mengenakan pakaian adat asli Bali yang sering digunakan umat Hindu untuk melakukan persembahyangan. Keluarga besar Bali United baik yang beragama Hindu maupun non Hindu kompak menggunakan pakaian kemeja putih dengan bawahan kombinasi kamen dan saput. Tidak lupa juga mereka menggunakan udeng sebagai simbol di kepala.

Selain menggunakan pakaian yang sama, saat persembahyangan dimulai pun beberapa dari anggota rombongan yang beragama non Hindu ikut melakukan proses persembahyangan. Salah satunya adalah pelatih kepala Bali United, Hans-Peter Schaller. 

Walaupun berada di tempat ibadah umat Hindu, namun terlihat jelas bagaimana rombongan yang beragama non Hindu sangat menikmati heningnya suasana pura.Kegiatan dimulai dengan melakukan persembahyangan di Pura Subak Parekan yang bertempat di area Stadion Kapten I Wayan Dipta. 

Pura ini juga jadi tempat wajib para pemain Bali United yang beragama Hindu untuk melakukan persembahyangan sebelum menjalani pertandingan kandang.

Setelah itu, rombongan menuju Pura Ulun Danu, Batur yang terletak di Kecamatan Kintamani. Cuaca sejuk di Pura Batur ditambah pemandangan Gunung Batur yang terletak tidak jauh dari lokasi persembahyangan benar-benar dinikmati para pemain Bali United. Sementara suasana persembahyangan pun berlangsung sangat hikmat.

Persembahyangan dilanjutkan ke Pura Besakih yang merupakan pura terbesar di Pulau Dewata. Lagi-lagi terlihat bukan hanya pemain yang beragama Hindu yang melakukan persembahyangan. Beberapa pemain yang beragama non Hindu juga ikut melakukan proses persembahyangan seperti bek tangguh Bali United asal Korea Selatan, Ahn Byung Keon.

Usai proses persembahyangan, seluruh rombongan Bali United diberikan gelang dengan warna Tridatu (merah, putih, hitam) yang merupakan warna yang melambangkan umat Hindu di Bali. Tridatu juga menjadi kombinasi warna yang menjadi identitas Bali United.

Gelandang Bali United I Gede Sukadana mengapresiasi langkah manajemen untuk mengadakan kegiatan persembahyangan bersama seperti hari ini. Ia pun berharap kegiatan serupa rutin diadakan untuk memohon keselamatan dan menjaga kekeluargaan antar anggota tim Bali United.

"Saya pribadi sangat senang karena manajemen Bali United tidak lupa dengan hal-hal spiritual seperti kegiatan hari ini. Bali United adalah bagian dari Pulau Bali dan kita semua wajib menjalani kegiatan-kegiatan spiritual seperti ini. Kegiatan ini sangat penting untuk kita agar terus mendapatkan keselamatan dalam segala hal. Selain itu kekeluargaan antar anggota tim juga semakin terjaga," ujar Sukadana.

Usai menjalani kegiatan persembahyangan hari ini, tim Serdadu Tridatu dijadwalkan akan kembali menjalani latihan pada besok pagi mulai pukul 08.00 wita di Lapangan Banteng, Seminyak.

Berita Terkait

Sport 4620173748053317021

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Bali Creative Week 2017

Bali Creative Week 2017

YURA Shop

Populer

item