Gelar Simakrama, Wagub Sudikerta Ajak Masyarakat Ikut Kawal Program Bali Mandara

Dewata News. Com -  Program Bali Mandara yang di dalamnya terdapat sembilan program unggulan Pemerintah Provinsi Bali hingga saat ini s...


Dewata News. Com - Program Bali Mandara yang di dalamnya terdapat sembilan program unggulan Pemerintah Provinsi Bali hingga saat ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program yang diluncurkan sejak tahun 2008 tersebut seiring perjalanannya terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bali. Untuk itu, program Bali Mandara perlu terus dikawal dan diawasi oleh seluruh masyarakat Bali agar sesuai dengan yang diharapkan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta saat menggelar Simakrama dengan masyarakat di Br. Jaang, Desa Buahan Kelod, Payangan, Gianyar serta di Br. Langgahan Dangin dan Br. Langgahan Kauh, Desa Langgahan, Kintamani, Bangli, Rabu (15/3).

“Program Bali Mandara antara lain percepatan akses dalam bidang pelayanan kesehatan dengan mengeluarkan asuransi kesehatan yang disebut Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), percepatan pembangunan ekonomi pedesaan melalui Proram Gerbangsadu Mandara (GSM), meningkatkan kualitas dan kuantitas pertanian melalui program Simantri, menguatkan program keamanan Bali, menciptakan Bali yang bersih dan hijau melalui prgram Green province, peningkatan infratsruktur kepariwisataan serta beberapa program unggulan lainnya yang sudah dirasakan langsung oleh masyarakat selama ini perlu terus ditingkatkan. Untuk itu, saya mengajak Bapak/Ibu untuk ikut mengawalnya agar sesuai dengan harapan kita bersama,” ungkap Sudikerta.

Menurut Sudikerta, Bali Mandara merupakan  visi yang jelas yaitu mewujudkan Bali yang maju, aman, damai, dan sejahtera. Ditambahkan Sudikerta, program Bali Mandara hingga kini telah berhasil menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Bali. Hal tersebut sesuai dengan misi yang ada didalam program Bali Mandara khususnya dalam pengentasan kemiskinan.

“Program Bali Mandara telah berhasil menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Bali. Penurunan angka kemiskinan ini terjadi karena beberapa program pengentasan kemiskinan yang telah dikucurkan, seperti program Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) merupakan salah satu program yang digagas bertujuan membangkitkan sektor pertanian,” ujarnya.

Disamping itu, juga terdapat program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu) yang juga menjadi fokus gebrakan pemerintah, dimana  Program ini menyasar pada desa-desa dengan tingkat kemiskinan di atas 35%.

“Kucuran bantuan untuk Desa saat ini sebesar Rp. 1 milyar 20 juta. Program tersebut diarahkan untuk penyaluran kredit serta pengembangan modal BUMDes, sehingga masyarakat diharapkan mampu mengembangkan perekonomiannya secara lebih mandiri. Hal tersebut, juga sesuai dengan visi program pembangunan dari pemerintah pusat, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran atau dari Desa,” pungkasnya.

Wagub Sudikerta yang dalam kesempatan tersebut didampingi Karo Kesra Setda Provinsi Bali AA. Gede Geriya berharap dengan berbagai program pembangunan yang ada dalam Bali Mandara dapat berjalan dengan lancar, dan secara berkelanjutan membawa perubahan pembangunan kearah yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat Bali.

Berita Terkait

Breaking News 3839088111557125920

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

BALINESIA FACE 2017

BALINESIA FACE 2017

YURA Shop

Populer

item