Beberapa Fakta Menarik Saat Nyepi di Bali

Buleleng, Dewata News. Com —    Pada hari ini, Selasa (28/03), umat Hindu merayakan Nyepi. Bali sebagai pulau dengan mayoritas penduduk...


Buleleng, Dewata News. Com —  Pada hari ini, Selasa (28/03), umat Hindu merayakan Nyepi. Bali sebagai pulau dengan mayoritas penduduk beragama Hindu menjadi sorotan karena perayaan Nyepi.
 
Ada fakta menarik soal Hari Raya Nyepi yang membuat Bali berbeda dari hari-hari biasa, seperti berikut ini:
 
1. Pantangan umat Hindu di Hari Nyepi
Puncak perayaan Hari Nyepi bukan dirayakan dengan gegap gempita, melainkan dengan pelaksanaan catur brata penyepian atau empat pantangan.
 
Empat pantangan yang dilaksanakan oleh umat Hindu saat Nyepi terdiri dari amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), amati geni (tidak menyalakan api), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).
 
2. Jalanan kosong
Tak diperkenakan ada kendaraan selain mobil ambulans yang beroperasi di Bali. Pecalang atau petugas keamanan desa yang akan mengawal ambulans mengantar pasien ke rumah sakit.
 
3. Bandara berhenti beroperasi
Hanya di hari Nyepi, tiket penerbangan tak dijual sebab bandara berhenti beroperasi di Hari Nyepi. Terminal, pelabuhan, dan Jalan Tol Bali Mandara juga ditutup pada saat Nyepi.
 
4. Malam bertabur bintang
Karena udara yang bersih tanpa polusi, malam hari di Bali saat Nyepi akan bertabur bintang yang dapat dilihat dengan mata telanjang.
 
5. Dirindukan oleh wisatawan
Anggapan Bali dihindari oleh wisatawan saat Nyepi justru salah. Sebaliknya banyak wisatawan yang sengaja menghabiskan waktu liburan saat Nyepi d Bali.
 
Umumnya wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman spiritual dengan yoga atau meditasi di keheningan Nyepi. Melihat bintang saat malam hari juga menjadi daya tarik bagi wisatawan.
 
6. Rentetan pertunjukan budaya yang memikat
Ada banyak pertunjukan budaya sebelum dan sesudah Nyepi. Misalnya dua hari sebelum Nyepi, umat Hindu akan melaksanakan Melasti atau sembahyang di laut.
 
Sehari sebelum Nyepi, akan dilaksanakan Mecaru atau pawai ogoh-ogoh. Sehari setelah Nyepi ada tradisi omed-omedan atau berciuman massal untuk menolak bala.
 
7. Harga hotel lebih murah
Saat Nyepi juga menjadi ajang bagi hotel untuk memberi paket dengan harga murah. Biasanya paket akan dilengkapi makan pagi, siang, dan malam, juga ragam aktivitas menarik untuk menghibur tamu hotel di hari Nyepi.
 
Harga paket biasanya untuk tiga hari dua malam, dan mencapai 50 persen lebih murah dari hari biasa. Made Tirthayasa.

Berita Terkait

Breaking News 3335762980131011986

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Pemerintah Provinsi Bali

Pemerintah Provinsi Bali

Event Partner

Event Partner

Pesta Kesenian Bali XXXIX

YURA Shop

Populer

item