Pastika Kirim Bantuan Bagi Warga Miskin di Gesing, Buleleng

Buleleng, Dewata News. Com -  Pemberitaan terkait  keberadaan pasutri kurang mampu Made Suartama dan Ketut Mertasih yang menempati ruma...


Buleleng, Dewata News. Com - Pemberitaan terkait keberadaan pasutri kurang mampu Made Suartama dan Ketut Mertasih yang menempati rumah tak layak huni di Banjar Dinas Gesing II, Desa Gesing, Kecamatan Banjar , Kabupaten Buleleng menuai simpati Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Gubernur Pastika langsung mengutus Tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali untuk mengecek keberadaan merekaKamis (2/2).

Ditemui di kediamannya, tim mendapati kondisi Made Suartama beserta keluarga sangat memprihatinkan. Mereka tinggal di sebuah rumah berdindingkan bambu lapuk dengan ditutupi terpal yang berada di tengah perkebunan cengkeh. Ketut Mertasih menceritakan bahwa mereka sudah cukup lama tinggal di rumah sederhana yang lahannya merupakan milik orang lain. Karena mereka tidak memiliki cukup uang untuk membeli tanah. 

Dalam keseharian, pasutri ini bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan perbulan sekitar Rp. 400.000. Dengan penghasilan pas-pasan, mereka harus menghidupi 4 anak. Anak pertama dan kedua mereka sudah menikah, sedangkan anak ketiga yaitu Luh Putu Budiartini  masih duduk di Bangku SMA dan Kadek Sastika yang masih duduk di bangku SMP. 

Untuk memenuhi biaya pendidikan anak-anaknya, Ketut Mertasih hanya mengandalkan beasiswa miskin yang diperoleh dari sekolah. 

“Luh Budi mendapat beasiswa miskin satu juta rupiah tiap bulan, sedangkan Kadek Sastika mendapat Rp. 375.000, uang itu saya gunakan untuk membeli keperluan sekolah mereka”, ujarnya. 

Sedangkan untuk makan dan bekal anak-anak ke sekolah, Ia hanya mengandalkan dari pekerjaan serabutan. 

“Kalau kami dapat uang, kami makan dan anak-anak memiliki bekal, tapi kalau tidak ya makan seadanya dan mereka hanya berbekal satu permen”, ungkapnya pedih. 

Untuk itu ia berharap mendapat bentuan dari pemerintah, seperti bedah rumah karena ketika terjadi hujan lebat mereka hanya bisa pasrah dengan bocor dan angin yang kencang.

Sementara itu, Kelian Banjar Dinas Gesing II Made Sastra Wijaya mengucapkan terimakasih atas perhatian Gubernur Bali. Terkait dengan keberadaan keluarga Made Suartama, Ia membenarkan bahwa selama ini mereka tinggal di atas lahan milik salah satu warga Banjar Gesing. Namun pihaknya sudah mengkoordinasikan kepada Kepala Lingkungan sekitar agar memfasilitasi persoalan kepemilikan tanah tersebut. 

Sehingga pemilik tanah sudah meneken surat pernyataan yang menyetujui pembangunan bedah rumah di atas lahan tersebut. Untuk itu, pihaknya sudah mengajukan nama Made Suartama dan 20 warga kurang mampu lainnya untuk mendapatkan bantuan bedah rumah. Ia berharap, usahanya itu mendapat tanggapan positif dari pemerintah dan segera merealisasikan bedah rumah bagi warganya. 

“Kondisi warga kami memang seperti ini dan dari pertama program bedah rumah daerah saya belum pernah mendapatkan bedah rumah. Jadi saya harap tahun ini Banjar Gesing II mendapatkan jatah”, pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut Tim Biro Humas dan Protokol menyerahkan bantuan respon cepat berupa beras dan  uang tunai. Sedangkan untuk bantuan bedah rumah akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait.

Berita Terkait

Breaking News 4523162897174106415

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Bali Creative Week 2017

Bali Creative Week 2017

YURA Shop

Populer

item