Hadapi PBFC, Bali United Gagal Raih Kemenangan

Gianyar, Dewata News. Com - Babak penyisihan grup D Piala Presiden 2017 kembali digelar mempertemukan Bali United vs Pusamania Borneo F...


Gianyar, Dewata News. Com - Babak penyisihan grup D Piala Presiden 2017 kembali digelar mempertemukan Bali United vs Pusamania Borneo FC (PBFC) yang tersaji di stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar pada Senin (13/2) malam dibawah guyuran hujan.

Diawal babak pertama, Bali United yang bertindak sebagai tuan rumah mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Hasilnya, skema yang dibuat oleh Irfan Bachdim dkk mampu membuat lini belakang PBFC kewalahan. Terbukti, tim Serdadu Tridatu hampur saja mampu membuat gol melalui sundulan salah satu pemain Bali United namun mampu ditepis oleh penjaga gawang PBFC yang dikawal oleh Wawan Hendrawan.


Meski terus ditekan oleh gempuran Fadil Sausu dkk, PBFC mampu juga melakukan serangan ke jantung pertahanan Bali United. Beberapa serangan balik yang dibangun PBFC mampu membuat lini bertahan Bali United cukup exstra kerja keras. Namun hingga pluit turun minum dibunyikan, skor kaca mata 0-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, antara Bali United dan PBFC saling jual beli serangan. Strategi ganti pemain pun dilakukan oleh kedua pelatih dengan harapan mampu memecahkan telor kemenangan. Sebenarnya Bali United mampu mencetak gol melalui I Made "Binter" Wirahadi namun sayang hakim garis mengatakan jika Binter sudah pada posisi offside. Padahal punggawa Serdadu Tridatu telah melakukan selebrasi menyambut gol yang tercipta begitupun dengan riuh gemuruh para supporter yang memenuhi stadion Kapten I Wayan Dipta di kabupaten Gianyar tersebut.



Bali United dibawah asuhan Hans Peter Schaller terus berupaya mendobrak pertahanan PBFC agar mampu memperoleh kemenangan karena berharap peluang masuk ke babak 8 besar Piala Presiden 2017 bisa lebar. 

Namun sayangnya, hingga pluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan sehingga Bali United sebagai tuan rumah gagal meraih kemenangan untuk kedua kalinya dalam fase penyisihan di grup D setelah sebelumnya dilaga perdana harus berbagi angka 2-2 dengan Sriwijaya FC. 

Banyak pihak yang mengatakan jika kepemimpinan wasit dalam laga Bali United vs PBFC tidak bagus karena beberapa kali membuat keputusan yang merugikan Bali United seperti halnya handball pemain PBFC di kotak pinati namun wasit tidak melihat hal tersebut dan terus melanjutkan serta beberapa keputusan pelanggaran yang terjadi padahal tidak terlalu ada adu fisik saat perebutan bola dan juga keputusan menganulir gol yang tercipta oleh Bali United namun dianggap sudah dalam posisi offside. (DN - NgR)

Berita Terkait

Sport 4206249027028486600

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item