Amankan Pilkada, Polres Buleleng Tambah Pasukan Brimob dan Dalmas

Buleleng, Dewata News.com —     Polisi Tidak mau kecolongan pada pesta demokrasi masyarakat Buleleng 2017 ini. Sebagai bukti Polres Bul...


Buleleng, Dewata News.com —  Polisi Tidak mau kecolongan pada pesta demokrasi masyarakat Buleleng 2017 ini. Sebagai bukti Polres Buleleng, Bali, terus melakukan penambahkan personil.
 
Seizin Kapolres Sukawijaya, Kabag. Ops. Polres Buleleng, Kompol. Made Joni Antara mengatakan, menjelang masa kampanye terbuka ini berakhir, pihaknya yang di-”back-up” langsung oleh Polda Bali, melakukan penambahan jumlah personil pengamanan.
 
“Ada penambahan personil, karena ini sudah menjelang masa kampanye berakhir, untuk kemudian tahapan masa tenang selama tiga hari, dari yang sebelumnya 1 peleton Brimob ada tambahan 1 peleton lagi, lengkap dengan Timnya,” kata Joni Antara di Singaraja, Kamis (09/02).
 
Dikatakan Joni Antara, dengan penambahan personil BKO ini, bakal dilakukan patroli skala besar oleh gabungan personil, dengan route seputaran Kota Singaraja. Tujuannya, untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa polisi siap melakukan pengamanan Pilkada.
 
“Dengan pasukan BKO, kami ingin tunjukan kepada masyarakat untuk pengamanan Pilkada kami siap dan siap memberi rasa aman kepada masyarakat saat proses pencoblosan berlangsung,” jelas Joni Antara.
 
Saat ini, sudah ada personil BKO Brimob sebanyak 144 personil lengkap dengan Tim Jihandak dan pengurai massa, kemudian 112 personil Dalmas. Nantinya, pada saat H-1 pencoblosan, personil-personil ini akan ditempatkan di 3 titik lokasi untuk melakukan pengamanan.
 
“H-1 kami tempatkan BKO di 3 lokasi, Kubutambahan sebagai titik wilayah timur ada 1 peleton Dalmas, kemudian di tengah ada 2 peleton Brimob dan 1 peleton Dalmas, dan di wilayah barat Gerokgak ada 1 peleton Dalmas dan 1 peleton Brimob. Termasuk juga nanti penyekatan di perbatasan Kabupaten Buleleng dengan Kabupaten lain yang jumlahnya 185 personil,” ungkap Joni Antara.
 
Kenfdati demikian, Joni Antara mengaku, pihaknya akan tetap mengedepankan pola persuasif sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang dapat merusak jalannya demokrasi di Buleleng, termasuk pengamanan di setiap TPS-TPS yang ada.
 
“Kami pola persuasif, antisipasi orang atau pihak tertentu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk pengamanan TPS, itu nanti akan dilakukan BKO saja dengan menempatkan personil-personil. Dan di H-1, kami akan gelar patroli gabungan Serpas,” pungkas Joni Antara.
 
Menurut rencana, kata dia, khusus untuk pengamanan Pilkada Buleleng mulai H-2 pencoblosan, pejabat utama Polda Bali akan berada di Buleleng untuk memantau langsung pendistribusian Logistik Pilkada, termasuk memantau saat hari pemungutan suara. (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 906993817909148835

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Pemprov Bali

Pemprov Bali

Advertorial

Advertorial

Pemprov Bali

YURA Shop

Populer

item