GUBERNUR PASTIKA AJAK MAKNAI HARI SARASWATI SEBAGAI MOMENTUM UNTUK TERUS BELAJAR

Denpasar, Dewata News. Com.-  Hari Saraswati yang dimaknai sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan yang dirayakan tepatnya pada Hari San...


Denpasar, Dewata News. Com.- Hari Saraswati yang dimaknai sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan yang dirayakan tepatnya pada Hari Saniscara Umanis Wuku Watugunung hendaknya dijadikan momentum untuk kembali mengingatkan diri masing masing  untuk selalu mensyukuri atas rahmat dan pengetahuan  yang telah diberikan Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui manifestasinya Sang Hyang Aji Saraswati. Wujud rasa syukur dan bakti tersebut dapat diwujudkan  dengan memaknainya  sebagai momentum untuk terus  belajar, belajar sesuatu yang baik, belajar tentang pengetahuan, belajar tentang Weda , belajar tentang apa saja, yang  nantinya dapat menghantarkan kita untuk meraih kehidupan yang lebih baik , baik di kehidupan kita  saat ini maupun di kehidupan kita yang akan datang  .

Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambrama wacananya seusai melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangkaian Hari Raya Saraswati di Pura Pusering Praja Mandala, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (21/1).

Lebih jauh Gubernur Pastika menyampaikan   sebagai umat beragama yang dikasihi dan disayangi oleh Tuhan yang terlahir dengan  tubuh yang sempurna, penglihatan  yang jelas untuk melihat pikiran  serta tubuh yang sehat, maka sudah sepatutnya kita memahami dan memaknai apa yang terkandung dalam kitab suci Weda. Weda yang berasal dari kata Vid ( bahasa sansekerta ) yang artinya mengetahui atau pengetahuan hendaknya menjadi penuntun dalam  hidup kita,  sehingga dengan pengetahuan yang kita miliki  kita  dapat melihat dengan mata hati kita bukan hanya melihat  dengan mata secara fisik. 

"Kita patut bersyukur kita telah terlahir sebagai manusia yang dikasihi dan disayangi Tuhan. Untuk itu jangan disia siakan segala kemulian serta kesehatan yang telah diberikannya. Kita ungkapkan rasa terima kasih dan bakti kita dengan terus belajar,  miliki pikiran yang  terbuka,  hati dan jiwa yang mampu  memahami orang lain, gunakan pengetahuan yang terkandung dalam  Weda   sebagai penuntun hidup  kita," imbuhnya. 

Dalam sambrama wacananya, Gubernur Pastika juga berkesempatan membacakan sejumlah petikan sloka dari kitab suci  Reg Weda yang secara garis besar   memberikan pengetahuan, kebajikan, kebijaksanaan  kepada kita semua dan menyadarkan siapa kita sesungguhnya, apa yang harus kita lakukan  sehingga kita dapat menjalankan kehidupan ini dengan sebaik baiknya. Persembahyangan Hari Saraswati yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Pemaron Mandhara dari Gria Kusuma Yati  Denpasar ini ,  turut dihadiri oleh Ny. Ayu Pastika, Wagub Sudikerta serta Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali.

Berita Terkait

Breaking News 7042841040174400902

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Pesta Kesenian Bali XXXIX

YURA Shop

Populer

item