Fraksi PDIP Koalisi Menilai RAPBD Buleleng 2017 Sudah Sesuai Target Sasaran RPJM

Buleleng, Dewata News.com —  Fraksi PDIP bersama ”koalisinya” Fraksi Hanura dan Fraksi Gerindra menilai, RAPBD Buleleng Tahun 2017 sec...


Buleleng, Dewata News.com —  Fraksi PDIP bersama ”koalisinya” Fraksi Hanura dan Fraksi Gerindra menilai, RAPBD Buleleng Tahun 2017 secara Subtansi telah mencerminkan secara makasimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan target sasaran RPJM yang telah disepakati bersama.

”Setelah melalui pembahasan Badan Anggaran DPRD pada rapat-rapat sebelumnya, kami menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Buleleng Tahun 2017 dan mendorong agar Legislatif dan Eksekutif segera membahas pada agenda sidang kedua untuk ditetapkan menjadi Perda,” kata Wayan Edi Parsa selaku juru bicaranya yang membacakan pemandangan umum fraksi ”koalisi” itu pada sidang paripurna DPRD Buleleng di Singaraja, Kamis (01/12).

Sidang paripurna DPRD Kabupaten Buleleng dipimpin oleh Ketua Dewan Gede Supriatna itu, dihadiri Plt.Bupati Buleleng Made Gunaja, ForumKoordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Buleleng, Sekda Dewa Puspaka beserta jajaran SKPD dan para Camat lingkup Pemkab  Buleleng maupun sejumlah undangan lainnya.

Selaku jubir Fraksi PDIP bersama “Koalisinya” itu, Wayan Edi Parsa mengungkapkan, APBD mempunyai makna strategis bagi pemerintah daerah, SKPD dan “stake holder” untuk mencapai target-target “output” dan “outcome” pembangunan yang telah menjadi prioritas selama 5 tahun mendatang.

Ia berharap, saran masukan dari DPRD Kabupaten Buleleng yang merupakan hasil reses agar dapat dituntaskan di tahun 2017, seperti bidang ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, adat dan agama, kebudayaan, ketenagakerjaan, pariwisata,serta infrastruktur.

Sementara pemandangan umum Fraksi Partai Golongan Karya dan Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan oleh Nyoman Gede Wandira Adi mengatakan, menilai penyusunan APBD Buleleng Tahun 2017 telah dilakukan sinkronisasi terhadap usulan dan permasalahan mendesak dihadapi masyarakat yang terjaring dalam kegiatan reses oleh anggota DPRD Kabupaten Buleleng

Dengan demikian, kata Sekretaris DPD Partai Golkar Buleleng ini, secara subtansi materi ranperda APBD Tahun 2017 telah dapat dipahami. ”Untuk itu, kami anggota DPRD bergabung dalam Fraksi Golkar dan Fraksi Demokrat menyatakan, bahwa RAPBD Buleleng Tahun 2017 telah mencerminkan postur APBD yang semakin baik dan mengarah pada APBD yang berpihak kepada kepentingan masyarakat Kabupaten Buleleng,” kata Nyoman Wandira Adi.

Ke depan, jelas Ketua Umum Pengkab Lemkari Buleleng ini, postur APBD hendaknya senantiasa dirancang lebih berpihak lagi pada masyarakat dengan proposi yang ideal, yaitu 60% belanja langsung dan 40% belanja tidak langsung. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 4293914498809079954

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Bali Creative Week 2017

Bali Creative Week 2017

Advertorial

Advertorial

Pemprov Bali

YURA Shop

Populer

item