3 Prajurit TNI-AD TewasTertimbun Longsor di Dasong

Buleleng, Dewata News.com —    Berita duka menyelimuti korps baju loreng TNI-AD, karena tiga prajurit meninggal dunia tertimbun tanah l...


Buleleng, Dewata News.com —  Berita duka menyelimuti korps baju loreng TNI-AD, karena tiga prajurit meninggal dunia tertimbun tanah longsor di Dusun Dasong, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.
 
Peristiwa tragis itu terjadi, ketika para anggota TNI itu melakukan penggalian tanah untuk pemasangan besi selup di rumah yang diduga milik salah satu petinggi TNI berpangkat Letjen berinisial TJ, di kawasan Dasong, Desa Pancasari. Mereka tertimbun longsoran tanah hingga tertanam kurang lebih sedalam satu meter, pada Kamis (28/12) siang.
 
Dari informasi yang dihimpun Dewata News, tiga anggota TNI tewas dalam peristiwa tragis ini, dan 1 orang dikabarkan selamat dan langsung dibawa ke RSAD di Denpasar. Ketiga korban yang meninggal dunia tersebut Prada Risman asal Bima dari Satuan Denzipur, Prada Begi asal Tuban dari Satuan Zipur Singaraja, dan Prada Singgih asal Jember dari Satuan Zipur Gianyar. Sedangkan, yang selamat bernama Prada Deden.
 
Informasi lain menyebutkan, kegiatan penggalian pondasi ini dilakukan di rumah salah satu pejabat tinggi yang juga mantan Pangdam IX Udayana, pada Kamis (22/12). Awalnya proses penggalian tanah untuk mencari kedalaman satu setengah meter untuk pemasangan besi selup berjalan lancar.
 
Namun nasib apes akhirnya datang. Kamis siang itu, sekitar 11 anggota TNI-AD itu kembali melaksanakan tugas pekerjaan penggalian tanah tersebut. Kemudian tepat pukul 13.30 Wita, anggota-anggota tersebut sempat berisitirahat.
 
Masih dari sumber informasi, usai istirahat mereka kembali melanjutkan pekerjaan penggalian tanah tersebut. Tepat pada pukul 15.30 Wita, tanah tiba-tiba saja amblas dan menimpa 7 orang anggota TNI-AD yakni Prada Lingga, Prada Budiarta, Prada Ilham, Prada Deden, Prada Risman, Prada Begi, dan Prada Singgih.
 
Begitu tanah itu roboh menimpa mereka, Prada Lingga, Prada Budiarta, Prada Ilham, bisa loncat secepat mungkin. Begitu juga, Prada Deden berhasil loncat walaupun sempat terkena longsoran tanah. Namun nasib naas menimpa, Prada Risman, Prada Begi, dan Prada Singgih, tidak bisa menyelamatkan diri, hingga tertimbun longsor.
 
Suasana sempat panik. Namun anggota TNI dibantu warga sekitar langsung melakukan pencarian ketiga korban yang tertimbun longsor. Setengah jam kemudian, tepat pukul 16.00 Wita, ketiga korban berhasil ditemukan, namun dalam kondisi sudah meninggal dunia
 

Sejumlah kesaksian warga setempat menyebutkan, tiba-tiba tanah yang berada pada ketinggian tersebut ambrol, hingga kemudian menimpa tiga orang yang dibawahnya sedang melakukan pegalian tanah.
 
“Secara pastinya saya tidak tahu, tapi tiba-tiba saja tanah diatas ambrol dan langsung menimbun keempat orang dibawahnya,” kata salah seorang warga yang selanjutnya malah enggan berkomentar lebih jauh lagi.
 
Para pejabat desa setempat, hingga pimpinan di tingkat Kecamatan, bahkan polisi dan TNI di Buleleng, masih belum bisa dimintai keterangan terkait hal ini. Kebanyakan dari mereka enggan berkomentar, terkait peristiwa tragis yang telah menewaskan 3 anggota prajurit TNI saat penggalian tanah di salah satu petinggi TNI tersebut.
 
Ketiga korban meninggal dunia langsung dibawa ke RSAD Denpasar untuk menjalani pemeriksaan medis, dan selanjutnya untuk dibawa ke rumah duka masing-masing. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 5788947806367878044

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Pesta Kesenian Bali XXXIX

YURA Shop

Populer

item