648 Peserta Ikut Seleksi Calon Pegawai BLUD RSUD Buleleng

Buleleng, Dewata News. Com —  Sebanyak 648 orang peserta dari berbagai disiplin ilmu mengikuti tes tertulis dan wawancara Seleksi Calon...


Buleleng, Dewata News. Com —  Sebanyak 648 orang peserta dari berbagai disiplin ilmu mengikuti tes tertulis dan wawancara Seleksi Calon Pegawai BLUD RSUD Buleleng yang diselenggarakan di gedung Mr.Ketut Puja, eks Pelabuhan Buleleng, Selasa (22/11).

Setelah melalui tes tertulis dan wawancara dari Tim Rekrutmen RSUD Kabupaten Buleleng yang diketuai dr.I Komang Gunawan Landra, Sp.KJ dilanjutkan dengan tes komputer pada hari Rabu (23/11) di ruang PPI RSUD Kabupaten Buleleng, Jalan Ngurah Rai, Singaraja.

Direktur RSUD Kabupaten Buleleng, dr.I Gede Wiartana, M.Kes disela-sela pelaksanaan testing membenarkan, kegiatan tes tertulis dan wawancara kali ini sebagai rangkaian penyaringan berkas pemohon yang awalnya berjumlah 853 pelamar.

Setelah dilakukan penelitian dan penyaringan berkas, ternyata 60 pelamar gugur tidak memenuhi syarat administrasi, sehingga kisaran 793 orang pelamar lolos untuk mengikuti tes tertulis dan wawancara.

Namun, pada tahap tes tertulis dan wawancara ternyata banyak di antara pemohon tidak datang,sehingga yang mengikuti tes tertulis dan wawancara sekitar 648 orang pemohon.

Direktur RSUD Buleleng dr.I Gede Wiartana maupun Ketua Tim Rekrutmen, dr.I Komang Gunawan Landra berharap kepada semua peserta seleksi calon pegawai BLUD RSUD Buleleng agar benar-benar pahami materi tes sebelum memberikan jawaban. Karena, pihaknya benar-benar mencari kelulusan dari seleksi calon pegawai BLUD RSUD Buleleng secara muirni dan konsekuen dengan mengindahkan ”surat sakti” dari banyak kalangan berkompeten.

”Dalam rekrutmen pegawai kontrak BLUD RSUD Buleleng dilaksanakan secara profesional dan transparan dari hasil seleksi yang dilaksanakan Tim Rekrutmen. Artinya menerima pegawai BLUD RSUD Buleleng dari hasil testing tertulis, wawancara maupun tes komputer secara murni,” tegas dr.I Gede Wiartana dengan mengabaikan adanya ”surat sakti”.

Para peserta Seleksi Calon Pegawai BLUD RSUD Buleleng dengan sangat berharap, Tim Rekrutmen RSUD Buleleng benar-benar konsekuan menerapkan aturan sesuai prosedur sesuai hasil pelaksanaan testing.

Sebab, dibalik pernyataan sikap tegas Direktur RSUD Buleleng maupun Ketua Tim Rekrutmen RSUD Buleleng, adanya oknum ”bergentayangan” mencari pemohon jual jasa Rp20 – Rp30 juta dengan janji pasti lulus dan diterima menjadi Tenaga Pelayanan Kesehatan BLUD RSUD Kabupaten Buleleng.

”Seseorang itu datang, sebelum pelaksanaan testing seleksi calon pegawai BLUD RSUD Buleleng dilakukan,” ujar salah seorang peserta ditemui di depan gedung tempat penyelenggaraan seleksi.

Salah seorang peserta yang menyandang sarjana ekonomi Unipas usai mengikuti tes tertulis mengaku pernah didatangi seseorang dengan minta uang Rp20-Rp30 Juta sudah pasti lulus jadi pegawai kontrak BLUD RSUD Buleleng.

Didampingi seorang temannya, perempuan yang bertempat tinggal di jantung kota Singaraja tak mau disebut namanya. ”Teman saya juga sempat ditemui oknum tertentu yang menjanjikan kelulusan setelah ikut seleksi calon pegawai BLUD RSUD Buleleng dengan minta imbalan Rp20-Rp30 Juta,” sebutnya. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 5352836091995949742

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Bali Creative Week 2017

Bali Creative Week 2017

YURA Shop

Populer

item