Bupati PAS : Pembangunan Fisik dan Non Fisik Harus Seimbang

Buleleng, Dewata News. Com — Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan,   bahwa pembangunan di daerah tidak hanya tentang pemban...


Buleleng, Dewata News. Com — Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan,   bahwa pembangunan di daerah tidak hanya tentang pembangunan fisik seperti pembangunan infrastruktur saja, melainkan pembangunan non fisik juga harus dikedepankan.

”Pembangunan non fisik seperti pembangunan kebudayaan dan pembangunan sosial merupakan hal yang sangat penting. Kedua pembangunan tersebut harus berjalan dengan seimbang. Tidak hanya menjalankan pembangunan fisik semata,”  kata Bupati Agus Suradnyana saat memberikan pengarahan pada Penilaian Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan tingkat Kabupaten Buleleng di Desa Rangdu,sebagagai ”duta” Kecamatan Seririt, Kamis (20/10).

Bupati yang akrab disapa PAS ini menjelaskan, pembangunan tidak bisa dilihat dari sektor fisik saja melainkan juga sektor lainnya seperti sector kebudayaan dan sosial yang penting dalam pelaksanaan pembangunan di masyarakat.

Khusus untuk pembangunan sosial kemasyarakatan, titik beratnya adalah Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang menjadi vital sebagai langkah preventif di bidang kesehatan.

“Dalam RPJMD terdapat Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dalam IPM tersebut terdapat Usia Harapan Hidup. Dalam penilaian kali ini juga dinilai senam lansia. Hal tersebut merupakan bentuk pembangunan sosial kemasyarakatan untuk meningkatkan Usia Harapan Hidup. Mudah-mudahan terus dilaksanakan. Senam Lansia merupakan langkah preventif untuk mencegah lansia ini sakit,” jelasnya.

Selain itu, sebagai wujud pembangunan sosial kemasyarakatan, di dalam IPM tersebut juga ada angka kematian ibu melahirkan. Hal ini juga menjadi parameter dalam RPJMD. Masalah gizi juga menjadi parameter dalam IPM. Dalam kesempatan ini, Bupati PAS meminta kepada Perbekel Desa Rangdu untuk melihat parameter kecukupan gizi dari anak-anak.

“Saya minta kepada Perbekel untuk melihat dan memantau terus parameter ini. Kita harus bekerja dengan data faktual yang ada di lapangan. Bagaimana caranya biar masyarakat sejahtera,” ungkap Bupati PAS.

Penilaian KKG KB Kesehatan di Desa Rangdu dilaksanakan di Balai Desa Rangdu. Pada kesempatan ini, PKK Desa Rangdu menampilkan potensi yang dimiliki, seperti  Tertib Administrasi PKK, Pencegahan KDRT, UP2K PKK, Pemanfaatan Halaman Pekarangan (Hatinya PKK), Posyandu, PHBS, Koor PKK, dan Cipta Menu Non Beras yang semuanya itu sesuai dengan kriteria lomba dalam rangka kegiatan Penilaian KKG PKK KB Kesehatan Kabupaten Buleleng tahun 2016. (DN --  TiR).—

Berita Terkait

Kabar Buleleng 1952223182818843344

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item