Bappeda Gelar FGD Wujudkan Buleleng Menuju Kabupaten yang Sehat

Buleleng, Dewata News. Com — Untuk mensukseskan program Peraturan Bersama Mentri Dalam Negeri dan Mentri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005...


Buleleng, Dewata News. Com — Untuk mensukseskan program Peraturan Bersama Mentri Dalam Negeri dan Mentri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005 dan Nomor 1138/Menkes/PB/VIII/2005 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat. Pemkab Buleleng melalui Bappeda mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Buleleng Menuju Kabupaten Sehat, Kamis (13/10).

Acara yang diselenggarakan di Hotel Banyualit Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng ini menghadirkan dua narasumber yaitu Fungsional Dir.Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI Dewi Marlina dan Wijianto dari Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur yang menjadi Best Practise Sinergitas percepatan penanggulangan kemiskinan.

FGD yang dibuka oleh Asisten II Setda Buleleng. Ida Bagus Made Geriastika ini diikuti oleh Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng, Polres Buleleng, Camat, Pimpinan BUMN/BUMD, Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng dan instansi terkait lainnya yang berjumlah 100 orang.

Dalam laporan Ketua Panitia yang dibacakan oleh Kabid Sosbud Bappeda Buleleng, Dewa Made Sudiarta, FGD ini diselenggarakan untuk menyamakan persepsi  dan memberikan pemahaman pada seluruh pemangku kepentingan tentang pentingnya mewujudkan Kabupaten/Kota Sehat. Selanjutnya, dalam FGD ini diharapkan bisa merencanakan aksi atau program kerja pada berbagai tatanan guna mewujudkan Kabupaten Buleleng sebagai Kabupaten Sehat.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana daa  sabutan tertulisnya  dibacakan oleh Asisten II Setda Buleleng Ida Bagus Made Geriastika menyebutkan, Pemkab Buleleng telah melaksanakan berbagai program untuk mendukung Buleleng menjadi Kabupaten Sehat.

Diantaranya disebutkan Bupati PAS,  pembangunan IGD RSUD, pembangunan Rumah Sakit Pratama, percepatan pembangunan infrastruktur jalan, penataan kawasan perkotaan, perlindungan sosial, ketahanan pangan, pengelolaan persampahan, pelestarian lingkungan, penataan destinasi wisata, penanaman dan pelestarian budaya, perlindungan anak dan perempuan.

Bupati PAS juga mengatakan,  bahwa telah dibentuknya Tim Pembina Kabupaten Sehat Kabupaten Buleleng melalui SK Bupati Buleleng Nomor 44/632/HK/2016. Nantinya Tim Pembina ini diharapkan bisa dirumuskan berbagai strategi yang terintegrasi, partisipatif dan berkelanjutan melibatkan berbagai pihak baik Pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. (DN - TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 523123869342565260

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item