Wagub Sudikerta Apresiasi Keberadaan Pesraman Penjor Agung Jagadhita

Buleleng, Dewata News. Com -  Wagub Bali Ketut Sudikerta menghadiri karya mlaspas parahyangan dan wantilan alit Pesraman Penjor Agung J...


Buleleng, Dewata News. Com - Wagub Bali Ketut Sudikerta menghadiri karya mlaspas parahyangan dan wantilan alit Pesraman Penjor Agung Jagadhita Desa Bengkala, Kubutambahan, Buleleng (1/9).

Pesraman yang diresmikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada Desember tahun lalu ini, adalah sebuah yayasan untuk belajar ilmu keagamaan bagi warga di Bali yang ingin menjadi pemangku dan memperdalam Hindu. Sudikerta menyambut keberadaan pesraman ini sebagai media bagi umat Hindu untuk lebih memahami ajaran agama sekaligus meningkatakan sradha bhaktikepada Ida Hyang Widhi.

Inisiator pesraman ini Jero Penjor Wisnaya mengungkapkan keinginannya untuk mewujudkan embrio desa Bengkala sebagai desa wisata budaya hindu berlandaskan tradisi dan budaya hindu.

Sementara itu  Kepala desa Bengkala Made Arpana mengatakan hari ini diresmiman sebanyak 13 siswa yang akan belajar sebagai pemangku, yang nantinya diharapkan dapat mengabdikan diri ditengah masyarakat sehingga dapat mengembangkan keilmuan agama yang sesuai dengan adat istiadat hindu di bali. 

Pembelajaran dan pemberdayaan umat sedharma berasaskan tri kaya parisudha, tri hita karana dan tri guna penjor dalam upaya untuk menyelaraskan kerangka hindu, sehingga mampu mencerdaskan umat beragama dan mementaskan kehidupan yang lebih baik dan bahagia. (DN - TtI)

Berita Terkait

Breaking News 8081724298150731890

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item