Sort Cut Wanagiri-Gitgit Dibangun Tahun 2017

B uleleng,  Dewata News.com  —   Rencana pembangunan jalan  Short cut penghubung jalan di Desa Wanagiri (titik 5) dan jalan di Desa Git...


Buleleng, Dewata News.com — Rencana pembangunan jalan Short cutpenghubung jalan di Desa Wanagiri (titik 5) dan jalan di Desa Gitgit (titik 6) berkat Kerja Nyata Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PASS) untuk Buleleng, akhirnya disetujui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.
 
   Persetujuan ini dilakukan, setelah adanya pertemuan antara Menteri PU&UR Basuki Hadimuljono dan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan pertemuan untuk pembahasan teknisShort cut antara Menteri PUPR bersama Kepala Balai Jalan Nasional VIII, Saeful Anwar, dan Wabup Sutjidra di Denpasar.
 
    Setelah pertemuan tersebut, akhirnya disepakati menggeser rencana yang diprioritaskan pengerjaan Short cut dari wilayah Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan (titik 4), ke kawasan Desa Wanagiri, dan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
 
   Rencananya, Dua titik Short cut ini direncanakan memiliki panjang 708 meter dengan lebar badan jalan 15 meter, guna mempersingkat waktu jarak tempuh Denpasar-Singaraja, sekaligus juga meminimalisir wilayah Kecamatan Sukasada yang curam, akibat banyak tikungan tajam, dan rawan kecelakaan lalulintas.
 
    Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan, alasan diutamakannya pembangunan shor tcut pada titik 5 dan 6, mengingat kondisi jalan di titik tersebut yang ekstrem. Sehingga, pengerjaannya harus cepat dilakukan.
 
    Bahkan menurutnya, dari hasil koordinasi rencananya shorcut ini akan dibangun pada tahun 2017 dan sudah menjadi prioritas.
 
   ”Pertemuan itu difasilitasi Ketua Umum DPP PDIP, Ibu Mega, bersama pak Menteri PU. Kami sampaikan inisiatif ini, dan diterima untuk membicarakan short cut. Saya lebih berfikir short cut lebih ekstrem titik 5 dan 6 harus dibangun, dan disetujui tahun 2017 sudah dibangun,” kata Putu Agus Suradnyana kepada jajaran wartawan di Singaraja, Senin (08/08) siang.
 
    Didampingi Wabup Nyoman Sutjidra, Kepala Dinas PU Buleleng, Suparta Wijaya,dan Kadishub Buleleng Gde Gunawan.AP, Bupati yang akrab dipanggil PAS ini menjelaskan, kondisi jalan yang curam membuat wisatawan malah enggan berlibur ke Buleleng, lantaran sering mabuk.
 
    Dengan kondisi itu, jeas Bupati PAS yang juga Ketua DPC PDIP Buleleng ini mendorong untuk pengerjaannya cepat dilakukan. Dan kini DED untuk pembunganan short cut titik 5 dan 6 sudah mulai dimatangkan.
 
    ”Konsekuensinya lahan seluas 3 sampai 4 hektare harus dibebaska. Dan kami masih ukur berapa nilai lahan disana. Ini masih kami diskusikan untuk sharing pendanaan soal pembebasan lahan dengan Pemprov Bali. Harapan saya, short cut bisa dibangun tahun 2017, pada hakekatnya untuk mengurangi jalan curam dan tikungan tajam,” jelas Agus Suradnyana.
 
    Kendati demikian, Bupati PAS menegaskan, pertimbangan prioritas pembangunan short cut untuk kawasan wisata Bedugul di Tabanan, dinilai kurang tepat. Sebab, kemacetan di kawasan tersebut hanya saat liburan dan hari raya.
 
    Dengan pembangunan jalan short cuttitik 5 dan 6 dinilai, lebih prioritas. Disamping jalan curam juga seringa terjadi lakalantas. “Dengan ada short cut wisatawan bisa mengalir ke Buleleng, bukan saja di Kebun Raya Candikuning, Badugu. Ini untuk perkembangan ekonomi di Buleleng. Astungkara, dijanjikan langsung duashort cut. Kami dorong bersama-sama, jangan ditarik ke politik,” ujar Bupati PAS.
 
   Meski begitu Agus Suradnyana mengaku, belum mengetahui berapa besar dana yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan short cut tersebut. Namun dari selentingan informasi, biayanya mencapai Triliunan rupiah. Sebab, pembangunan short cut di titik 5 dan 6 ini dinilai, sangat berat, karena kondisi jalan yang terjal.
 
   ”Dana APBN, ini masih dihitung jumlahnya. Tapi yang jelas, ini untuk penguragan tikungan dan jalan terjal. Konsultan kini sedang mematangkan DED di titik 5 dan 6, itu perintah. Saya akan diskusikan ke pusat secara bersama-sama, agar ini cepat terealisasi,” pungkasnya.
 
    Dengan adanya kepastian rencana pembangunan jalan short cut,khususnya di titik 5 dan 6, tentu kini menjadi impian masyarakat Buleleng. Selain jarak tempuh Denpasar-Singaraja atau sebaliknya semakin berkurang, juga mengurangi kondisi jalan yang terjal.
 
    Terkait rencana pembangunan ini, Bupati PAS mengharapkan, harus mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk ”Fraksi Wartawan”  untuk terus mendorong secara bersama-sama, pembangunanshort cut sehingga, mampu meningkatkan pembangunan Buleleng. (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 1617879236287164142

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item