Kapolres Sukawijaya: Tidak Ada Ampun Bagi Pelaku Narkoba dan Judi

Buleleng,  Dewata News.com  —  Masih maraknya penggunaan narkoba dan permainan judi di wilayahnya diisyaratkan Kapolres Buleleng AKBP M...


Buleleng, Dewata News.com — Masih maraknya penggunaan narkoba dan permainan judi di wilayahnya diisyaratkan Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya, tidak ada ampun bagi pelaku narkoba dan pelaku perjudian sebagai penyakit masyarakat.
 
”Sebagai musuh bangsa, Polisi tidak ada ampun bagi pelaku narkoba dan pelaku judi, sehingga Kepolisian bersama seluruh elemen masyarakat menyatakan “perang” terhadap narkoba. Begitu juga terhadap pelaku perjudian, kendati strategi dalam “memerangi” penyakit masyarakat ini mengedepankan pendekatan persuasif dengan Klian Desa Pakraman setempat,” kata Kapores Sukawijaya saat coffe morning dengan jajaran wartawan di kawasan Pantai Penimbangan, Singaraja, Kamis (04/08).
 
Mantan Kapolres Karimun, Kepuauan Riau ini sudah memerintahkan kepada para Kapolsek di wilayah hukum Polres Buleleng untuk menindak tegas pelaku narkoba maupun perjudian.
 
Hanya saja, lanjut Kapolres Sukawijaya, untuk penangkapan pelaku narkoba barang harus ada padanya sesuai peraturan perundang-undangan. Namun, dengan kesigapan Satres Narkoba Polres Buleleng dibawah kendali Kasatres AKP Agus Dwi Wirawan, sudah membuat pengecer narkoba, khususnya sabu-sabu tiarap.
 
Sementara perjudian tajen misalnya, mengedepankan koordinasi dengan aparat desa dinas maupun adat yang di wilayahnya ada arena tajen, karena tajen tidak jarang erat dikaitkan dengan budaya di Bali.
 
Sedangkan untuk judi togel (toto gelap) sudah dilakukan puluhan pelaku sebagai tersangka. Tapi menimbulkan pertanyaan, kenapa hanya pengecer yang ditangkap, menurut Kapolres Sukawijaya, terbentur jaringan informasi terputus.

Dalam temu wartawan yang dikemascoffe morning itu, Kapolres AKBP Made Sukawijaya menyampaikan berbagai hal, terkait kasus-kasus tindak kriminalitas, baik yang masih dalam proses penanganan penyelidikan maupun proses pengembangan, yang masih perlu informasi masyarakat. 
 
Pada acara coffe morning yang pertama digelar dan berkesinambungan setiap bulan itu, Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Made Joni Ardana Putra, para Kabag, Kasat dan para Kapolsek di jajaran Polres Buleleng. Pada kesempatan itu, Kapolres juga didampingi Ketua PWI Kabupaten Buleleng Putu Ngurah Aswibawan.
 
Menurut Kapolres Sukawijaya, pertemuan dengan jajaran wartawan di Buleleng ini sebagai implementasi dari program menejemen media Kapolri. Tujuannya, jelas Sukawijaya, bukan untuk menulis kinerja yang baik-baik saja, tetapi segala persoalan yang ditangani Kepolisian dalam mewujudkan Kamtibmas.
 
"Kami tidak alergi dikritik, sepanjang kritik yang disampaikan bermuara untuk membangun, karena itu para Kasat maupun para Kapolsek tidak menutup informasi yang ditangani,” imbuhnya. (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 6872063086181849120

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item