Kadisdik Ajak Kembangkan Potensi Siswa Sesuai Minatnya

Buleleng,  Dewata News.com  —  Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng Gede Suyasa mengharapkan, siswa SMA seharusnya tidak minder ji...


Buleleng, Dewata News.com — Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng Gede Suyasa mengharapkan, siswa SMA seharusnya tidak minder jika bukan jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Tidak semua orang mempunyai potensi dan minat di bidang sains.
 
‘’Siswa memiliki potensi dan minat yang berbeda. Sebaiknya potensi dan minat tersebut yang dikembangkan. Orang tua juga harus mendukung dan memberikan kesempatan kepada anak-anaknya untuk mengembangkan potensi serta minat yang dimiliki. Sedangkan sekolah dan pemerintah mempunyai tugas untuk memberikan ruang pengembangan potensi dan minat tersebut,’ kata Suyasa saat memberikan sekapur sirih pada Lomba Cipta dan Baca Puisi Tingkat SMA/SMK di Gedung Sasana Budaya, Singaraja, Jumat (05/08).
 
Menurut mantan Kadisbudpar Buleleng ini, sekolah tidak semata-mata hanya melihat sains sebagai sebuah ilmu pengetahuan, karena terdiri dari banyak hal termasuk sastra. Linguistik pun merupakan bagian dari ilmu pengetahuan dan hal ini yang harus disadarkan.
 
Mengenai Lomba Cipta dan Baca Puisi yang diselenggarakan Disdik Buleleng, menurut Gede Suyasa, peserta tidak hanya membaca puisi dari sastrawan ataupun penyair, melainkan peserta membuat sendiri sebuah puisi lalu membacanya.
 
Dari kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan kreativitas dan bisa menuangkan potensi-potensi siswa dalam bentuk aksi atau karya yang nyata. “Maka lomba ini sesungguhnya lebih berat. Para peserta tidak hanya membaca. melainkan juga menciptakan puisi,” imbuhnya.
 
Terkait hasil karya para peserta nantinya, Suyasa menambahkan hasil karya para juara akan didokumentasikan. Makin banyak ada karya-karya puisi yang bisa didokumentasikan, yang selanjutnya akan disebar ke sekolah-sekolah.
 
"Setiap tahun akan diadakan lomba seperti ini. Nantinya bisa kita bayangkan ada banyak puisi yang bisa didokumentasikan. Bahkan bisa ribuan kalau tiap tahun pesertanya bertambah. Kalau tahun ini memang masih dibatasi pesertanya, karena kegiatan ini merupakan rangkaian dari Buleleng Festival tahun 2016,” jelas Suyasa.
 
Pada Lomba Cipta dan Baca Puisi Tingkat SMA/SMK ini tercatat 27 peserta yang berasal dari sekolah-sekolah di Kabupaten Buleleng. Pada cipta puisi, panitia memberikan waktu 40 menit. Setelah itu, peserta membaca hasil cipta puisi mereka dihadapan dewan juri. (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 6616531245065903560

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item