Kabar Nasional : Gunakan Sabu, Buruh Bangunan Dibekuk Polisi

Jakarta, Dewata News. Com - Seorang buruh bangunan di salah satu apartemen di Kemayoran, Jakarta Pusat, Suwondo, 55 tahun, diringkus angg...


Jakarta, Dewata News. Com - Seorang buruh bangunan di salah satu apartemen di Kemayoran, Jakarta Pusat, Suwondo, 55 tahun, diringkus anggota Polsek Metro Kelapa Gading lantaran kedapatan bertransaksi jual-beli narkotik jenis sabu-sabu.

"Kami menangkap pelaku sekitar pukul 23.00," ujar Kepala Subbagian Humas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Sungkono dalam rilisnya, Sabtu, (30/7).

Kompol Sungkono mengatakan kronologi penangkapan pelaku berawal saat petugas Polsek Metro Kelapa Gading tengah melaksanakan Piket Resmob. Ketika itu, petugas mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi narkoba jenis sabu di fly over di depan Mall Artha Gading. Petugas pun datang ke lokasi dan segera melakukan penyelidikan.

Namun, sesaat sebelum sampai ke lokasi tersebut, petugas mendapat informasi bahwa transaksi berpindah ke Jalan HBR Motik di depan Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kemayoran, Jakarta Pusat. Info itu dilengkapi dengan ciri-ciri pelaku.

Setibanya di lokasi, petugas langsung mengincar pelaku yang sesuai dengan ciri-ciri pemberi info tersebut. Ketika ditangkap, pelaku terlihat sedang menerima bungkusan dari temannya.

"Petugas langsung menangkap. Namun, saat ditangkap, pelaku sempat membuang bungkus rokok yang berisi sabu tersebut," katanya.

Kompol Sungkono menjelaskan, dari tangan pelaku, petugas menyita satu bungkus plastik klip bening kecil berisi serbuk kristal narkotik jenis sabu dan satu bungkus rokok Sampoerna hijau. Kompol Sungkono menuturkan, teman pelaku yang memberikan barang itu kepada pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor.

"Kami sedang menyelidiki dan akan mengejar pelaku yang sudah kami kantongi identitasnya," tuturnya.

Kompol Sungkono mengatakan, untuk keterangan lebih lanjut, petugas membawa pelaku ke Mapolsek Kelapa Gading untuk diperiksa. "Sementara pelaku mengakui membeli barang haram tersebut untuk dikonsumsi sendiri di bedengnya seharga Rp 200 ribu," katanya. (DN - *)

Berita Terkait

Kabar Nasional 3250274944231278819

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item