Calon ”Incumbent” Wajib Cuti Saat Kampanye Pilkada Buleleng 2017

Buleleng,  Dewata News.com   — Kendati secara resmi Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra sebagai pasangan calon  incumbent  atau petaha...


Buleleng, Dewata News.com — Kendati secara resmi Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra sebagai pasangan calon incumbent atau petahana yang diusung PDIP pada Pilkada Buleleng, namun Putu Agus Suradnyana menyatakan kesiapannya untuk senantiasa mengikuti peraturan perundang-undangan yang mengatur Pilkada.
 
    Sebab, sesuai peraturan Pasal 70 Undang-Undang (UU) Nomor 10/2016 tentang  Pilkada, bahwa Calon bupati (Cabup) dan Calon wakil bupati (Cawabup) petahana diharuskan cuti selama masa kampanye dalam Pilkada Buleleng 2017 mendatang.
 
    Sementara masa kampanye itu sendiri akan berlangsung mulai tanggal 26 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2017.
 
     Calon petahana nantinya harus membuat surat kesediaan cuti yang diserahkan saat mendaftar sebagai pasangan calon (paslon) di KPU Buleleng..
 
     “Saya siap saja, semua siap, already, already exist,” katanya singkat ditemui disela-sela menghadiri LaunchingPilkada Buleleng 2017 di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Jumat (26/08) malam.
 
      Peraturan cuti bagi petahana selama masa kampanye ini untuk mengantisipasi agar tidak memanfaatkan jabatannya untuk berkampanye.
 
     Sebab dengan jabatannya, calon petahana memungkinkan untuk menggerakkan perangkat daerah, termasuk anggaran daerah untuk berkampanye terselubung.
 
     Selama ini tidak sedikit kepala daerah yang memanfaatkan dana bantuan sosial atau membuat program-program pro-rakyat, seperti membangun jalan, memperbaiki tempat ibadah, atau memberikan bantuan kepada rakyat miskin pada masa kampanye pilkada.
 
    Semua itu disinyalir sebagai bentuk kampanye terselubung calon petahana.
 
   “Kami mengusulkan dalam draft KPU kita ketika petahana mencalonkan maka harus cuti selama masa kampanye, dan nanti ada surat cuti yang harus diajukan kepada kami,” ujar Komisioner KPU RI. Ferry Kurnia Rizkiyansyah saat Launching Pilkada Buleleng 2017.
 
     Pada kesempatan ini, maskot Pilkada Buleleng juga resmi di-launching.
 
    Maskot itu adalah Iwong, tokoh yang diambil dari Wayang Wong dengan karakter yang rendah hati, tulus ikhlas, jujur, berintegritas dan bervisi-misi yang baik.
 
    “Iwong ini merupakan simbol kepemimpinan yang baik. Kami harapkan pemimpin yang terpilih nantinya bisa mengadopsi sifat-sifat Iwong,” kata Ketua KPU Buleleng, Gede Suardana.
 
    Komisioner KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, jika Pilkada Buleleng merupakan pemilu terbesar di Bali, karena jumlah pemilihnya terbanyak
 
   “Kesuksesan Pilkada Buleleng sama dengan kesuksesan Pilkada secara keseluruhan, karena Buleleng menjadi barometer nasional. Kami harapkan ini juga dikawal oleh kita semua, dan yang penting pemilih terdaftar sebagai pemilih atau tidak,” ucapnya.  (DN ~ TiR).

Berita Terkait

Kabar Buleleng 749968649703050870

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item