Gubernur Pastika Bantu Bocah Tanpa Bola Mata di Kubutambahan - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

7/20/16

Gubernur Pastika Bantu Bocah Tanpa Bola Mata di Kubutambahan



Buleleng, Dewata News. Com - Kondisi Putu Sri Manda Apriani, bocah malang berumur 9 tahun, yang terlahir tanpa bola mata dan tinggal bersama seorang neneknya Luh Garbi (80th), pada sebuah gubug kecil dan reyot  direspon cepat oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang secara khusus mengutus tim Humas Pemprov untuk menyerahkan bantuan sementara kerumahnya di Banjar Kaja Kangin, Kubutambahan-Buleleng pada Selasa (19/07).

Pada saat di temui, nenek Garbi atau yang akrab disapa Dong Garbi, mengungkapkn  bahwa cucunya tersebut masih memiliki kedua orang tua, namun ayahnya Ketut Subagia meninggalkan anaknya untuk bekerja di Denpasar begitu juga  dengan Ibunya Komang Ayu Asrini. 

"Mereka hanya pulang sesekali saja, jika ada upacara makanya saya yang mengurus anak pertamanya", ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sejak lahir Putu Manda tidak memiliki bola mata dan belum pernah menjalani operasi . Selama ini hanya pengobatan biasa saja yang dilakukan  untuk meredakan rasa sakitya yang sesekali muncul. Keluarganya hanya pernah dijanjikan oleh salah satu komunitas dermawan dari Australia, yang berjanji akan memberikan bantuan operasi atau donor mata, pada Putu Manda, namun operasi tersebut baru dapat dilakukan  ketika Putu Manda sudah dewasa nanti. Ia mengakui, karena keterbatasan biaya maka sampai saat pihak keluarga belum dapat melakukan tindakan operasi apapun, terlebih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Dong Garbi hanya mengandalkan penghasilan dari hasil pembuatan sapu lidi yang dijual ke tetangga sekitar rumah dan mengandalkan bantuan dari kerabat terdekat.  Ia berharap, kedepannya ada uluran tangan dari para dermawan maupun pemerintah untuk membantu menyembuhkan cucunya, agar dapat melihat indahnya dunia dan secercah  sinar harapan dalam kehidupan Putu Manda. 

Sementara itu, Kelian Dusun Banjar Kaja Kangin Komang Sugiawan, mengucapkan terimakasih atas bantuan Gubernur Pastika  tersebut. Ia berharap, kedepannya Pemprov Bali juga dapat memberikan bantuan pengobatan untuk Putu Manda baik berupa donor mata ataupun solusi pengobatan medis lainnya, agar Putu Manda dapat menikmati masa-masa indah remajanya nanti. Disamping, itu ia juga mengungkapkan kondisi di dusunya menyimpan 186 KK Miskin. Sampai saat ini Sugiawan menjelaskan terus berupaya mengajukan proposal bedah rumah kepada Pemerintah Provinsi Balin mengurangi angka kemiskinan di Banjar Kaja Kangin.

Tim pada kesempatan itu menyalurkan bantuan sementara berupa uang tunai dan beras 50kg guna meringankan beban kehidupan Dong Garbi dan Putu Manda sehari-hari. Sedangkan untuk bantuan selanjutnya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan SKPD terkait. Gerakan responsif Pemprov Bali ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat mampu terhadap sesama yang membutuhkan. (DN - HuM)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com