Sikapi Degradasi Lingkungan dengan Gelar ”Twin Lake Festival” Danau Buyan dan Tamblingan

Buleleng,  Dewata News.com  — Pemerintah Kabupaten Buleleng menyadari, bahwa Danau Buyan dan Danau Tamblingan mengalami degradasi lingk...


Buleleng, Dewata News.com —Pemerintah Kabupaten Buleleng menyadari, bahwa Danau Buyan dan Danau Tamblingan mengalami degradasi lingkungan karena adanya warga petani yang memanfaatkan lahan di seputar dua danau tersebut.
 
”Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah menggelar Twin Lake Festival Danau Buyan dan Tamblingan untuk pertamakali, setelah kerberhasilan Festival Danau Buyan tahun 2015 lalu,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Buleleng, Nyoman Swatantra saat jumpa pers, terkait gelaran festival dua danau tersebut, di Singaraja, Selasa (21/06).

Mewakili Ketua Panitia Twin Lake Festival Danau Buyan & Tamblingan yang saat itu mendampingi Wabup Buleleng Nyoman Sutjidra ke Pancasari, N.Swatantra mengharapkan,  Dirjen Kementerian Pariwisata atau Deputy Menteri Pariwisata bisa hadir membuka kegiatan tersebut, pada hari Rabu (22/06) sekitar pukul 15.30 Wita di panggung Utama Danau Buyan.
 
”Bapak bupati sudah melayangkan surat undangan kepada Menteri Pariwisata untuk hadir membuka Twin Lake Festival Danau Buyan & Tamblingan tersebut,” imbuhnya.
 
Kegiatan Twin Lake Festival atau Festival Danau Kembar ini, akan diselenggarakan empat hari hingga hari Sabtu (25/06), baik di danau Buyan maupun danau Tamblingan.
 
Didampingi Sekretaris Disbudpar Buleleng Ketut Arjana dan Kabag Humas&Protokol Setkab Buleleng Made Supartawan, N.Swatantra menjelaskan, kegiatan di Danau Buyan akan diisi untuk mengeksploitasi produk pertanian dataran tinggi, seperti lomba pertanian, lomba pedau singa, pementasan seni, hiburan dan lain-lain, seperti dog show.
 
Sedangkan untuk danau Tamblingan akan diisi dengan kegiatan pelestarian lingkungan dan spiritual seperti penanaman pohon, yoga massal,  dan pementasan seni dari masyarakat sekitar danau Tamblingan, seperti lomba megangsing dan atraksi gerumbungan sapi.

"Ada perbedaan dari festival tahun lalu, yaitu terdapatnya panggung utama di danau Tamblingan. Namun acaranya akan diselenggarakan dari siang hari sampai sore hari saja. Berbeda dengan di danau Buyan yang acaranya sampai malam hari," imbuhnya.
 
Swatantra berharap dengan adanya festival ini, danau Buyan dan danau Tamblingan semakin dikenal oleh wisatawan. "Tentunya kami akan menjaga kedua danau ini untuk tetap dilestarikan sesuai perintah dari bapak bupati agar kedua danau ini bisa lebih ramai lagi dikunjungi oleh wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri," harapnya.
 
Sekretaris Disbudpar Buleleng, Ketut Arjana menambahkan, Kementrian Pariwisata memberikan apresiasi positif digelarnya Twin Lake Festivalatau Festival Danau Kembar ini, bahkan menggelontorkan bantuan Rp110 Juta. (DN ~ TiR)

Berita Terkait

Kabar Buleleng 8062884619929041076

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item