Bandel Jualan Diatas Trotoar, Jajaran Polsek Singaraja Amankan Barang Dagangan

                    Buleleng, Dewata News.com - Penindakan pedagang liar berjualan di atas trotoar jalan Surapati Kota Singaraja, dis...

                   
Buleleng, Dewata News.com - Penindakan pedagang liar berjualan di atas trotoar jalan Surapati Kota Singaraja, disikapi anggota Polsek Kota Singaraja. Sejumlah pedagang ditertibkan meski seminggu sebelumnya sudah diberi peringatan. Pedagang membandel membuat polisi gerah dan perlengkapan berjualan mereka terpaksa diangkut sebagai efek jera.

Larangan berjualan di atas trotoar dinilai menganggu aktivitas pejalan kaki dengan menempatkan lapak liar berjualan. Pedagang membuat pemandangan kumuh di sepanjang Jalan Surapati di tengah upaya kepolisian dan pemerintah menjaga kebersihan dalam rangka penilaian Adipura.

"Jajaran Polsek Kota Singaraja menindaklanjuti sidak pertama seminggu lalu dan setiap pedagang diberi himbauan peringatan tetapi malah tidak dihiraukan. Kesadaran masyarakat pedagang masih kurang dalam menjaga ketertiban umum,” ujar Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Nyoman Suarnata, Selasa (31/05).

Suarnata menerangkan, berbagai usaha pedagang dijajakan sembunyi mencari tempat berjualan ideal di atas trotoar. Polisi mencegah pembiaran yang berujung kesembrautan terlebih Jalan Surapati dinilai padat lalu lintas dan kerap mengalami kemacetan.

“Saya kasihan sama Pemkab yang sudah banyak membangun sarana prasarana semacam pasar dan tempat parkir. Tetapi banyak di antara pedagang tidak memanfaatkan lokasi disediakan. Pedagang jangan cuman beralasan mencari sesuap nasi. Tolonglah.. pedagang bisa lebih tertib,” terang Suarnata didampingi Lurah Kampung Baru Ketut Suastawa.

Ditambahkan Sat Pol PP Camat Buleleng Kasi Limas Trantib Ex-officio Ngurah Sarjana, dalam sidak untuk kedua kalinya tim terpaksa menyita barang milik pedagang. Pembinaan disertai penyitaan barang berjualan kepada setiap pedagang melanggar. 

“Kami menghimbau pedagang supaya memanfaatkan tempat disediakan untuk berjualan. Trotoar kan untuk pejalan kaki, kami diminta kesadaran pedagang tidak sembarangan berjualan. Kami sidak bersama menata Kota Singaraja bisa lebih tertib,” tambahnya.

Sementara itu pedagang bensin eceran Dian (25) asal Pulau Flores tampak mengendong anaknya berumur dua tahun sembari berjualan. Ia mengaku baru ikut berjualan tiga hari bersama pemilik bisnis bensin eceran dan tidak mengetahui aturan ataupun sidak seminggu lalu dilakukan kepolisian. “Saya baru tiga hari berjualan pak jadi gak tahu kalau dilarang berjualan di atas trotoar. Saya ikut orang jualan bensin dan bukan punya saya pak,” keluhnya. (DN ~ PB).-

Berita Terkait

Breaking News 7038969012757972720

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item