Garda Tipikor Indonesia Buleleng Segera Bentuk Perwakilan di Kecamatan

  B uleleng, Dewata News.com —   Setelah resmi terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng dengan No...

 
Buleleng, Dewata News.com  Setelah resmi terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng dengan No.06/Ormas/BKBP/2016, tertanggal 11 Mei 2016, DPC Gerakan Terdepan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Indonesia (Garda Tipikor Indonesia) Kabupaten Buleleng segera membentuk Perwakilan di tingkat Kecamatan, hingga Koordinator Lapangan di tingkat Kelurahan/Desa di Kabupaten Buleleng.

Pembentukan Perwakilan di tingkat Kecamatan maupun Koordinator di tingkat Kelurahan/Desa itu sesuai dengan AD/ART Garda Tipikor Indonesia (GTI) itu, merupakan salah satu keputusan rapat yang digelar DPC GTI Kabupaten Buleleng di Sekretariat yang berlokasi Jalan jurusan Singaraja-Denpasar KM.4, Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, Rabu (18/05) malam.

Rapat dipimpin Ketua DPC GTI Kabupaten Buleleng Gede Budiasa didampingi Wakil Ketua Gusti Made Dana dan Sekretaris I Nengah Rena banyak menerima masukan, terkait konsolidasi organisasi oleh Ketua Dewan Penasehat, Wayan Rideng.


Menurut Gede Budiasa, Garda Tipikor Indonesia mempunyai visi maju bersama, berantas korupsi sebagai musu bangsa. Sebagai organisasi Lembaga Sosial Masyarakat mengemban misi berjuang, berkarya bersama untuk mensosialisasikan Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi kepada masyarakat luas.

Selain itu, lanjut Gede Budiasa, GTI memantau, mengamati perilaku penyelenggara Negara & pemangku kekuasaan dalam pengelolaan keuangan Negara dan praktek-praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Tindak lanjut dari misi itu, adalah melaporkan kasus-kasus yang terindikasi KKN kepada lembaga penegak hukum.

”Cerdas dalam berfikir, lugas dalam berucap, dan tegas dalam bertindak, adalah motto GTI,” tegas Gede Budiasa sembari menambahkan, bahwa GTI bersifat independen, transparan dan akuntable.

Setelah pembentukan Perwakilan di tingkat Kecamatan dan Koordinator Lapangan di tingkat Kelurahan/Desa itu, jelas Ketua GTI Kabupaten Buleleng Gede Budiasa, akan digelar workshop sebagai upaya jajaran GTI di Buleleng, dengan mengundang nara sumber dari pihak Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan Negeri, di samping dari akademis, merupakan program mendesak, bulan Juni 2016 mendatang. (DN ~ TiR).—

Berita Terkait

Breaking News 1538576872480118027

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item